Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Penyebab Darah Tinggi

    /
    /
    /
    100 Views

    Penyebab Darah Tinggi

    penyebab darah tinggi
    Suster Sedang Memeriksa Tekanan Darah Pasien

    Penyebab penyakit tekanan darah tinggi, alias hipertensi, merupakan suatu misteri yang sangat sulit diketahui bagi banyak sekali orang, terutama di Indonesia ini. Inilah yang menyebabkan mengapa angka penderita tekanan darah tinggi bisa mencapai jutaan, dan dengan demikian pula mengancam nyawa jutaan orang.

    Tekanan darah tinggi yang dibiarkan berlarut-larut akan berubah menjadi pembunuh senyap bila tidak sesegera mungkin, seperti serangan jantung mendadak atau strok, baik itu stroke ringan atau stroke berat. Tapi penyebab darah tinggi saja tidak diketahui, bagaimana mereka bisa menghindari penyebabnya itu sendiri?

    Dari sejak kita kecil, kita semua sudah diajarkan bahwa penyebab darah tinggi adalah garam, sehingga orang tua kita melarang kita untuk makan makanan yang asin-asin. Lalu kita juga diajarkan untuk menghindari makanan berlemak, karena lemak dikatakan bisa meningkatkan angka tekanan darah kita. Jadi garam dan lemak sudah menjadi larangan yang sangat umum.

    Tapi setelah berpuluh-puluh tahun menjalankan gaya makan tersebut, ternyata penderita tekanan darah tinggi bukannya berkurang, justru malah semakin bertambah. Apa buktinya?

    BPJS nyaris bangkrut!

    Itulah bukti tak terbantahkannya bahwa jumlah penderita penyakit jantung dan stroke, berikut bersama dengan diabetes melitus dan penyumbatan pembuluh darah, semakin meningkat dari tahun ke tahun, sampai-sampai BPJS sudah tidak kuat lagi menahan kerugiannya.

    Jadi, apa sih sesungguhnya penyebab darah tinggi itu?

    Inilah Sejatinya dan Sesungguhnya Penyebab Darah Tinggi

    Kesimpulan dari hasil meningkatnya pasien hipertensi di Indonesia dan di dunia pada umumnya adalah apa yang diajarkan pada kita sejak kecil tentang garam dan lemak itu tidaklah tepat. Ada sesuatu yang keliru selama puluhan tahun ini. Ada sesuatu yang perlu diubah agar kita semua, dan Anda pada khususnya, bisa terlepas dari penyakit yang merongrong kualitas kehidupan di masa depan Anda. Penyakit yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat-obatan terus seumur hidup.

    Oleh karena itu, di sini langsung saya katakan bahwa penyebab darah tinggi yang sebenarnya adalah karbohidrat!

    Dan cukup dengan hanya menghindari segala makanan yang memiliki kandungan karbohidrat sudah sangat efektif dalam menormalkan tekanan darah Anda, bahkan dalam waktu yang tidak akan Anda sangka-sangka!

    Mari kita bahas mengenai penyebab darah tinggi yang satu ini.

    Jika kita berbicara tentang menghindari karbohidrat, maka artinya kita juga wajib menghindari gula, aneka macam dan rupa tepung, dan kecap. Pada prinsipnya segala jenis makanan yang asalnya dari tumbuh-tumbuhan sudah pasti mengandung karbohidrat. Dalam kadar yang berbeda-beda antar tumbuhan.

    Mengapa?

    Tumbuh-tumbuhan memilih untuk menyimpan cadangan makanan mereka dalam bentuk karbohidrat. Ada yang disimpan di akarnya (wortel, bawang), ada yang dalam rupa umbi-umbian (kentang, ubi jalar, singkong), ada yang disimpan di buah )apel, jeruk, mangga, pisang, pepaya, dan seterusnya), ada juga yang di dalam gabah (padi).

    Tapi walau pun bentuknya beraneka ragam, mereka memiliki satu kesamaan, yaitu semuanya disimpan dalam unsur karbohidrat. Bukan dalam bentuk lainnya.

    Bagaimana dengan hewan? Hewan selalu menyimpan kelebihan cadangan makanannya dalam bentuk lemak. Karena lemak lebih ringkas, lebih mudah dibawa-bawa, dan menyimpan potensi energi yang jauh lebih besar dari karbohidrat. Coba bayangkan harimau jika harus menyimpan cadangan energi dalam bentuk karbohidrat, seperti kentang dan singkong. Tentu sangatlah tidak efektif bagi harimau tersebut jika harus berlari mengejar mangsanya dengan umbi-umbian menggantung di berbagai sisi tubuhnya.

    Kembali kita bahas mengapa karbohidrat bisa menjadi penyebab darah tinggi.

    Semua jenis, rupa, dan bentuk karbohidrat yang kita makan, baik itu dalam rupa nasi goreng, donat, roti, mi instan aneka merek, singkong, jagung manis, minuman ringan seperti soft drink, pisang, buah durian, dan sebagainya, begitu memasuki mulut kita akan diubah menjadi gula, atau glukosa, oleh enzim amilase di air liur kita. Itulah sebabnya nasi putih akan terasa manis jika kita mengunyahnya dalam waktu yang lama.

    Jika ada yang tidak sempat diubah di mulut, masih ada enzim amilase yang bisa dikeluarkan oleh pankreas kita, sehingga jika Anda berpikir akan aman kalau langsung menelannya begitu saja untuk menghindari pengubahan karbohidrat menjadi gula di mulut, maka Anda salah.

    Gula yang masuk ke perut kita akan segera memasuki aliran darah, dan secara efektif meningkatkan kadar gula darah kita. Semua orang sangat paham ini, terutama penderita diabetes melitus.

    Maka tubuh bereaksi untuk menurunkan kadar gula darah ini segera. Mengapa? Karena tubuh manusia tidak cocok dengan kadar gula darah yang tinggi.

    Jika darah memiliki kandungan gula tinggi, maka jumlah oksigen yang bisa dibawanya akan menurun drastis, sehingga akan berbahaya bagi organ-organ tubuh kita apabila keadaan gula tinggi tersebut berlangsung lama.

    Gula juga menyebabkan sel-sel menjadi rusak, atau istilahnya teroksidasi. Semacam besi yang teroksidasi, alias berkarat, maka besi tersebut akan rusak.

    Oleh karena tubuh sangat menyadari akan bahayanya gula yang terlalu banyak, maka pankreas akan segera mengeluarkan hormon insulin untuk menurunkannya. Para penderita diabetes juga sangat mengerti akan hal ini.

    Jika semua berjalan dengan lancar, maka tidak akan ada masalah darah tinggi ini.

    Masalahnya seiring dengan waktu, kemampuan tubuh untuk mengolah gula darah dan menurunkannya dengan  hormon insulin akan menurun. Karena tubuh menjadi kebal, alias resist terhadap insulin, suatu gejala yang dinamai dengan nama Insulin Resistance.

    Insulin Resistance ini yang menjadi awal segala penyakit di masa modern ini, termasuk darah tinggi. Mengapa?

    Jika sudah mengalaminya, maka jumlah insulin yang diproduksi pankreas jadi tidak bisa menurunkan kadar gula dalam darah kita. Akibatnya kadar gula dalam darah harus tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, karena pankreas harus memproduksi hormon insulin lebih banyak lagi untuk bisa menormalkan kadar gula darah kita.

    Apa akibatnya bila gula di dalam darah terlalu banyak?

    Darah itu adalah air, karena kandungan terbanyaknya adalah air. Coba Anda bayangkan bila segelas air ditambahkan gula pasir terus menerus. Apa yang terjadi? Air tersebut akan mengental!

    Demikian juga dengan darah kita. Darah juga akan mengental akibat tingginya kadar gula darah. Akibat lanjutannya, jantung jadi harus lebih kuat memompa darah supaya bisa beredar ke seluruh bagian tubuh kita. Tentu saja Anda tidak akan menginginkan bila ada sebagian kecil saja bagian tubuh Anda tidak teraliri oleh darah, bukan?

    Bila jantung sudah harus memompa lebih keras, maka akibat lanjutannya? Tekanan darah pun meningkat! Inilah yang dinamakan hipertensi, atau tekanan darah tinggi.

    Jadi permasalahan darah tinggi Anda sudah dimulai jauh sebelum Anda divonis oleh dokter menderita hipertensi, dan diresepkan obat penurun tekanan darah yang wajib Anda konsumsi sampai seumur hidup. Karena rentetan kejadian seperti di atas tidak terjadi hanya dalam waktu sebulan atau dua bulan saja, melainkan bertahun-tahun lamanya untuk bisa mencapai ke tahap Insulin Resistance saja.

    Masih untung bila dokter hanya menvonis hipertensi saja, tanpa diabetes melitus. Itu artinya tubuh Anda masih sanggup mengubah seluruh kelebihan gula darah, walau pun membutuhkan waktu yang lebih lama dari manusia yang sehat.

    Akumulasi gula dalam darah yang terlalu lama juga mengakibatkan pengerasan dinding pembuluh darah, sehingga kehilangan sifat elastisnya. Pada akhirnya pembuluh darah akan menyempit karena jadi terlalu kaku. Hal ini juga turut meningkatkan tekanan darah.

    Apa Yang Bisa Anda Lakukan?

    Bila kita sudah mengerti apa penyebab darah tinggi yang sesungguhnya, maka solusi pertama yang paling masuk akal adalah mengeliminasi, atau menghindari, segala makanan yang mengandung karbohidrat. Dengan kata lain, semua makanan yang asalnya dari tumbuhan wajib dihindari, baik itu seluruh atau pun sebagian.

    Contoh yang sebagian makanan mengandung tumbuhan adalah seperti pempek, baso, sosis, somay. Makanan olahan seperti itu memiliki kandungan tepung di dalamnya yang sudah menyatu sedemikian rupa sehingga tidak dapat dipisahkan lagi.

    Dengan demikian, segala jenis makanan pokok, segala sayur-sayuran, dan segala buah-buahan menjadi makanan yang harus Anda hindari. Perhatikan juga karbohidrat yang tersembunyi di dalam masakan, seperti tepung, kecap, dan gula, yang tidak tampak jika masakan sudah matang.

     

    Apa yang sebaiknya Anda makan?

    Kebalikan dari tumbuhan, segala makanan yang asalnya dari hewan TIDAK mengandung karbohidrat sama sekali. Artinya Anda hanya perlu konsumsi daging, lemak hewan, dan telur saja. Sudah sangat aman bagi tekanan darah kita.

    Apakah badan jadi tidak lemas karena tidak makan karbohidrat? TIDAK, seperti yang sudah saya tulis di atas, lemak mengandung simpanan energi yang jauh lebih besar daripada karbohidrat. Sehingga sumber energi kita ganti menjadi lemak hewani saja.

    Dari mana kita mendapatkan vitamin dan mineral bila tidak makan buah atau sayuran? Dari daging itu! Serat jeroan hewan. Sebenarnya jika kita mau mencari tahu, kandungan vitamin dan mineral di daging dan jeroan, terutama hati sapi, sangat tinggi. jauh lebih tinggi dari pada yang ada di dalam sayur dan buah apa pun juga.

    Daging dan hati juga tidak mengandung karbohidrat sama sekali, sehingga sangat aman dikonsumsi penderita hipertensi. Dengan kata lain, manusia bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya hanya dari dunia binatang saja, alias sumber makanan hewani.

    Bagaimana dengan kebutuhan lemak dan protein? Dunia hewan merupakan rajanya lemak dan protein, terutama yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Lemak yang terkandung di dalam tumbuhan sering kali dalam rupa yang tidak bisa dipakai oleh manusia, sehingga perlu diubah terlebih dahulu oleh tubuh kita.

    Ada sebagian protein yang penting yang tidak bisa didapatkan dari dunia tumbuh-tumbuhan, sehingga mengonsumsi lemak dan daging hewan merupakan pilihan yang lebih bijaksana.

    Selalu pilih daging yang berlemak sangat banyak, bukan daging tanpa lemak. Lemak hewani itulah yang sangat penting bagi tubuh kita, karena tubuh membutuhkan lemak sebagai energi pengganti karbohidrat. Sedangkan protein hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit saja, secukupnya saja. Kelebihannya juga akan dibuang.

    Kesimpulan Dari Penyebab Darah Tinggi

    Ternyata apa yang kita anggap benar selama berpuluh-puluh tahun belum tentu adalah benar secara ilmiah. Seperti pada kasus penyebab darah tinggi ini.

    Kesalahan kecil dalam mengidentifikasi penyebab aslinya menyebabkan jutaan orang hidup dalam ancaman serius serangan jantung dan stroke, serta membuat BPJS nyaris bangkrut.

    Kamu bisa mengubah garis nasibmu dengan hanya menghentikan konsumsi segala makanan berkarbohidrat dan hanya konsumsi makanan hewani saja. Bisa dipastikan tekanan darah normal tanpa obat penurun tekanan darah bukan lagi impian belaka. Cara menurunkannya sudah kamu pelajari di sini.

    Jadilah sehat tanpa perlu obat-obatan lagi seumur hidupmu! Ayo kita bisa!

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar