Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Pantangan Kolesterol

    /
    /
    /
    79 Views

    Pantangan Kolesterol

    pantangan kolesterol
    Contoh Makanan Yang Jadi Pantangan Bagi Yang Kolesterolnya Tinggi

    Pantangan kolesterol itu sebenarnya apa saja? Mengapa banyak orang yang telah mengikuti saran dokter, plus rutin mengonsumsi obat penurun kolesterol, tapi tetap saja kadar kolesterolnya tinggi, seakan tidak ada efeknya sama sekali?

    Untuk menjawab apa sebenarnya pantangan kolesterol, kita harus memahami dahulu apa sebenarnya penyebab naiknya kadar kolesterol dalam darah, terutama LDL dan Trigliserida. Kalau HDL naik, tentu merupakan sebuah kondisi yang diharapkan semua orang.

    Apa yang Menyebabkan Kadar Kolesterol LDL Naik?

    Perlu kamu ketahui, bahwa kolesterol yang beredar di dalam darah itu hanya 10% saja yang dipengaruhi oleh makanan yang kita makan. Sebagian besar, atau 90%, diproduksi sendiri oleh tubuh kita, dalam hal ini oleh liver, atau hati manusia.

    Jadi kolesterol itu sifatnya fungsional. Dalam artian jika liver mendeteksi perlu adanya tambahan LDL, dan kadar kolesterol yang sudah ada tidak mencukupi, maka liver akan segera memproduksi kekurangannya hingga mencapai jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

    Mengapa demikian? Karena kekurangan kolesterol juga akan menghambat berbagai macam proses metabolisme di tubuh kita lho. Bahkan bisa-bisa kita malah sakit apabila tidak ada kolesterol sama sekali, bahkan bisa mencapai tingkat kematian.

    Jadi apa yang bisa memicu liver untuk memproduksi kolesterol tambahan? Dalam hal ini kolesterol LDL yang sedang kita bahas. Untuk menjawabnya, kita harus memahami apa sebenarnya fungsi dari LDL ya.

    Menurut situs populer Wikipedia, fungsi LDL adalah untuk mengantarkan lemak dari aliran darah menuju ke dalam sel-sel di tubuh manusia. Tanpa adanya LDL, maka lemak hasil olahan hormon insulin di dalam darah tidak akan bisa sampai ke tempat penyimpanan di berbagai sel dan organ dalam kita.

    Mengapa demikian? Darah kita ini komponen terbesarnya adalah air. Dan seperti yang kita ketahui, air itu tidak bisa menyatu dengan lemak. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu alat transportasi agar lemak bisa mengalir dengan bebas dan lancar hingga sampai ke tempat tujuan dengan selamat.

    Nah, alat transportasi lemak itulah yang disebut dengan kolesterol. Jika asal lemaknya dari darah menuju ke sel tubuh kita maka disebut dengan nama LDL. Sebaliknya, jika asal lemaknya dari penyimpanan lemak di dalam sel dan berbagai organ tubuh kita, termasuk di bawah kulit, menuju ke liver untuk dipakai maka kita sebut sebagai HDL.

    Tanpa adanya kedua jenis kolesterol itu, tubuh akan kesulitan mengantarkan lemak, akibatnya tubuh akan menderita sekali. Kita sebagai pemilik tubuh juga akan mengalami gangguan kesehatan karena tingginya kadar gula dan lemak di dalam darah karena tidak ada yang bisa mengantarkannya ke dalam sel.

    Jadi, penyebab liver memproduksi tambahan LDL adalah karena tingginya kadar lemak yang harus disimpan ke dalam sel-sel dan berbagai organ tubuh kita. Mengapa kadar lemak bisa sampai tinggi? Apakah karena lemak yang kita konsumsi?

    Tunggu dulu, jangan secepat itu mengambil kesimpulan.

    Tingginya kadar lemak di dalam darah BUKAN diakibatkan tingginya kadar lemak yang kita makan. Tapi karena tingginya kadar gula yang kita makan. Dalam hal ini semua jenis karbohidrat yang kita makan, karena semua karbohidrat yang melewati mulut akan diubah menjadi gula oleh enzim amilase yang terdapat di dalam air liur kita.

    Apabila total gula dan karbohidrat yang masuk ke dalam darah melebihi batasan normal (5 gram per hari), maka tubuh akan merasakan tanda bahaya. Kadar gula yang tinggi itu HARUS segera diturunkan atau dinormalkan, karena kadar gula yang terlalu tinggi akan sangat beracun bagi seluruh organ tubuh yang dilewatinya, dan juga sangat beracun bagi darah itu sendiri.

    Metode apa yang akan ditempuh oleh tubuh kita? Yaitu dengan segera memproduksi hormon insulin, oleh Pulau Langerhans (Isle of Langerhans) di pankreas. Insulin akan mengubah kelebihan gula tersebut menjadi lemak sampai mencapai kadar gula yang dianggap aman bagi tubuh.

    Ke mana larinya lemak hasil pengubahan oleh insulin tersebut? Tentu saja lari ke berbagai tempat penyimpanan alias gudangnya lemak, seperti di pipi, paha, pinggul, perut, pinggang, punggung, dan berbagai organ dalam kita serta di bawah kulit.

    Oleh karena lemak dan air tidak bisa menyatu, demikian juga dengan lemak dan darah, yang terbuat dari air. Maka dibutuhkanlah suatu alat transportasi untuk mengantarkan lemak ke tempat tujuan dengan selamat, yaitu kolesterol. Dalam hal pengangkutan menuju ke gudang ini disebut dengan nama LDL.

    Banyak atau sedikitnya jumlah LDL yang diproduksi oleh liver ditentukan oleh banyak atau sedikitnya lemak hasil olahan hormon insulin. Tentu saja semakin banyak jumlah gula yang harus diubah menjadi lemak, semakin banyak pula kolesterol LDL yang harus diproduksi, artinya semakin tinggi pula kadar LDL yang terdeteksi di dalam darah kita.

    Jadi, sekarang terjawab sudah apa pantangan kolesterol yang seharusnya memang dihindari, yaitu karbohidrat dan segala variasinya. Karena semakin tinggi jumlah asupan karbohidrat, maka tubuh harus memproduksi semakin banyak kolesterol LDL untuk mengantarkannya.

    Makanan yang mengandung karbohidrat itu mencakup seluruh makanan yang bersumber dari tumbuhan, contohnya adalah semua jenis makanan pokok manusia, seperti nasi (putih, merah, dan coklat), ketan, singkong, ubi, jagung, mi, bihun, roti, kue-kue, gandum, serta segala jenis sayur-sayuran dan buah-buahan.

    Itulah pantangan kolesterol yang sesungguhnya, apabila kamu ingin menurunkan kadar kolesterolmu ke angka yang termasuk kategori sehat, tanpa obat dan tanpa suplemen apa pun juga.

    Baca: Kenali Kolesterol Lebih Dalam

    Bagaimana dengan Angka Trigliserida?

    Apabila kita sudah menghindari segala pantangan kolesterol di atas, maka angka trigliserida juga secara otomatis akan mengikuti turun. Dalam jangka waktu yang panjang, di atas 6 bulan, maka angka trigliserida bisa berada di bawah angka kolesterol HDL.

    Bila kita sudah bisa mencapai angka trigliserida yang lebih rendah dari kolesterol HDL, maka sudah dipastikan tubuh kita sudah sangat sehat. Ancaman serangan jantung dan berbagai jenis penyakit di jaman modern sekarang ini sudah sangat kecil, bahkan bisa dibilang hampir nol.

    Kesimpulan dari Pantangan Kolesterol

    Karena pantangan kolesterol kita adalah segala jenis makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, maka yang boleh kita konsumsi HANYA makanan yang sumbernya dari hewan saja, alias makanan hewani, seperti berbagai jenis daging, telur, dan jero-jeroan seperti hati, usus, jantung, ampela, otak, babat, dan lain-lain.

    Pilihlah jenis daging yang mengandung lemak yang banyak, karena kita hendak menjadikan lemak sebagai sumber energi kita yang baru, menggantikan karbohidrat yang seluruhnya masuk ke dalam makanan pantangan kolesterol kita mulai dari sekarang.

    Baca Juga: Jenis-jenis Makanan yang Terbukti Efektif Menurunkan Kadar Kolesterol LDL Kita

    Untuk lebih memahami tentang kadar kolesterol normal yang sesungguhnya, kamu bisa baca artikel tentang kolesterol ini.

    Demikian akhir dari artikel yang membahas jenis sumber makanan yang jadi pantangan kolesterol ini. Semoga kita semua sehat selalu dan bebas obat selamanya.

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar