Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Maag

    /
    /
    /
    42 Views

    Maag

     

    sakit dan gejala maag
    Seorang Pria Mengalami Sakit Maag

     

    Apa itu maag? Sebenarnya maag bukanlah istilah dalam bidang medis, atau bidang apa pun. Maag hanyalah sebutan orang Indonesia untuk segala jenis sakit di daerah lambung, terutama yang berhubungan dengan asam lambung.

     

    Oleh karena itu, sakit maag sering diasosiasikan dengan naiknya asam lambung dari lambung ke kerongkongan. Kenaikan asam lambung ini menyebabkan dinding kerongkongan teriritasi, karena tingkat keasamannya yang sangat asam bagi tubuh kita.

     

    Dinding kerongkongan yang teriritasi oleh asam menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat di bagian dada, di leher, serta membuat mulut kita terasa sangat asam.

     

    Selain itu, luka akibat iritasi juga bisa menyebabkan infeksi apabila tidak segera diobati dengan cepat.

     

    Gejala Maag

     

    Adapun gejala-gejala sakit maag yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

    • Kerongkongan terasa nyeri akibat iritasi asam lambung
    • Sakit di bagian dada
    • Mulut terasa asam dan kering
    • Juga bisa diiringi dengan rasa mual, yang bisa berlanjut ke muntah-muntah
    • Sering bersendawa, padahal tidak makan apa-apa
    • Nafsu makan menurun bila berlangsung dalam jangka waktu lama
    • Terdapat darah di tinja
    • Sering kesulitan bernafas
    • Anemia, karena terdapat luka di kerongkongan yang tidak menutup kering, jadi darah terus mengalir
    • Bila sudah terlalu lama, bisa berujung kepada kanker lambung

     

    Oleh sebab itu, jangan remehkan penyakit maag yang terlihat sepele ini. Segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

     

    Sakit Maag

     

    Sakit maag pada umumnya, dan mayoritasnya, adalah karena naiknya asam lambung akibat tekanan gas dari bagian usus. Juga bisa disebabkan oleh adanya luka pada bagian dinding usus.

     

    Yang harus kita perhatikan adalah, mengapa sampai ada gas yang mendorong asam lambung untuk naik melewati otot katup lambung atas? Dan mengapa dinding usus bisa sampai luka?

     

    Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita membaca ulang postingan mengenai asam lambung ini.

     

    Berdasarkan informasi dari artikel tersebut, dapat kita simpulkan bahwa ternyata asupan serat lah yang bisa melukai dinding usus serta memicu timbulnya gas yang kemudian mendorong asam lambung naik.

     

    Darimana asalnya gas itu? Dari hasil fermentasi beberapa jenis bakteri yang hidupnya di dalam usus manusia. Bakteri spesies khusus itu sangat menyukai lingkungan hidup yang banyak seratnya.

     

    Semakin banyak serat yang masuk ke usus, maka semakin banyak pula populasi dari bakteri jenis tersebut. Maka semakin banyak pula gas yang dihasilkannya.

     

    Akibatnya katup pylorius pun jadi terdorong sehingga gas itu memaksa masuk ke lambung, dan mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Gas itu pula yang keluar dari mulut menjadi sendawa. Inilah sebabnya orang yang sakit maag jadi sering bersendawa.

     

    Salah satu solusi kunci sakit maag adalah dengan mengurangi, atau bahkan menghentikan sama sekali, asupan serat dalam makanan kita. Dengan menghapus serat, artinya kita menghilangkan lingkungan yang cocok bagi bakteri itu untuk terus hidup.

     

    Lama kelamaan bakteri tersebut akan musnah karena lingkungan hidupnya sudah tidak sesuai lagi. Yang tersisa hanyalah bakteri yang berguna bagi hidup kita.

     

    Berapa lama kita harus menghentikan asupan serat? Tergantung seberapa parah tingkat sakit maag kita. Semakin parah, berarti semakin banyak bakteri yang hidup, artinya semakin lama pula kita harus menghentikan asupan serat pangan.

     

    Sedangkan untuk penyebab adanya luka pada dinding usus, penyebabnya juga adalah serat pangan.

     

    Ingat bahwa serat tidak bisa dihancurkan oleh sistem pencernaan kita. Serat itu sifatnya keras, sangat tidak cocok bagi dinding usus yang halus itu.

     

    Dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus, serat akan mengiritasi serta melukai dinding usus. Belum sembuh lukanya, kita makan lagi serat. Akibatnya lukanya bukan mengering, malahan bertambah lebar dan dalam.

     

    Solusi paling mudahnya? Tentu saja dengan menghentikan asupan serat secara total.

     

    Jadi solusi untuk dua penyebab sakit maag adalah dengan menghentikan serat pangan sama sekali. Tapi harus kamu ingat juga, bahwa jika kamu stop asupan serat pangan, tapi masih mengonsumsi karbohidrat, maka sama saja kamu mengundang datangnya berbagai penyakit.

     

    Oleh karena itu, dengan di-stop nya asupan serat pangan, maka kamu juga wajib stop segala asupan karbohidrat. Sebagai gantinya, kamu harus mengonsumsi lemak sebagai sumber energi penggantinya, serta protein dalam jumlah yang cukup.

     

    Satu langkah mudah ini akan menghentikan penderitaanmu akibat sakit maag. Apalagi jika kamu rutin berpuasa minimal 16 jam setiap harinya. Biasanya dalam 7 hari sudah bisa kamu rasakan bahwa maag kamu sudah tidak pernah kambuh lagi.

     

    Kesimpulan Sakit Maag

     

    Sakit maag ternyata disebabkan oleh adanya serat pangan dalam makanan kita. Serat sangat tidak sesuai bagi sistem pencernaan kita sebagai manusia. Sistem pencernaan manusia hanya bisa mencerna makanan yang berupa daging dan telur saja, alias lemak dan protein.

     

    Bukti nyata bahwa serat tidak diproses, dan oleh karenanya kita tidak bisa mengambil nutrisi apa pun dari serat, adalah bila kita makan sayur genjer, maka sayur genjer tersebut akan keluar dengan utuh, tanpa berubah bentuk sama sekali.

     

    Pesan saya, berhentilah menyiksa usus dan lambung kita dengan terus menerus mengonsumsi serat pangan. Mulailah makan lemak dan protein, karena lemak dan protein ini menyehatkan serta sangat sesuai dengan apa yang dikerjakan sistem pencernaan manusia.

     

    Tanpa adanya asupan serat, dan karbohidrat, kita manusia masih bisa hidup, bahkan jauh lebih sehat tanpa segala penyakit.

     

    Hanya saja tantangan dari gaya hidup sehat semacam ini adalah godaan berupa hampir 95% makanan di sekitar kita di jaman ini adalah makanan yang berasal dari karbohidrat.

     

    Tantangan tersebut tidaklah mudah, hanya bisa dilalui dengan komitmen serta sikap mental yang kuat. Tapi tantangan itu bukannya tidak bisa dilakukan.

     

    Terutama apabila sakit maag yang kamu derita sudah tak tertahankan lagi, maka segeralah untuk mengubah gaya hidup dan menu makan setiap hari mulai dari sekarang.

     

    Salam sehat selalu!

     

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar