Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Kadar Kolesterol Normal

    /
    /
    /
    58 Views

    Kadar Kolesterol Normal

    kadar kolesterol normal
    Solusi Jitu Dapatkan Kadar Kolesterol yang Normal

    Berapakah semestinya kadar kolesterol normal yang menjadi impian banyak orang? Kolesterol itu sendiri merupakan suatu senyawa yang secara alaminya diproduksi sendiri oleh hati manusia, karena memang kolesterol itu dibutuhkan tubuh agar tubuh dapat melaksanakan berbagai tugasnya dengan lancar.

    Tapi kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi tentu saja juga tidak baik bagi kesehatan kamu. Tingginya kadar kolesterol jahat akan menyebabkan penyakit-penyakit di masa depan. Contohnya adalah stroke, risiko serangan jantung koroner, dan penyakit jantung lainnya.

    Kenali Kolesterol Lebih Lanjut

    Sebenarnya makanan yang kita makan hanya sedikit mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah kita. Sejatinya mayoritas, hampir 90%, kolesterol dalam darah adalah hasil produksi hati kita sendiri, berdasarkan kebutuhan tubuh kita masing-masing.

    Kolesterol memang diperlukan dalam metabolisme tubuh manusia, seperti supaya hormon-hormon tertentu dapat diproduksi dan berfungsi dengan baik dan semestinya.

    Tapi jika kadar kolesterol jahat sudah terlampau tinggi, tentu akan berakibat yang tidak baik bagi kesehatan manusia. Sementara apabila kadar kolesterol baik yang tinggi, tentu hal ini malah berakibat jantung kita akan semakin terlindungi.

    Jadi, ada 2 jenis kolesterol, yaitu:

    1. Kolesterol Jahat, dan
    2. Kolesterol Baik

    Yang mana yang termasuk kolesterol jahat? Yang mana yang termasuk baik?

    Orang pada umumnya, dan juga dokter dan tenaga kesehatan lainnya, 99% akan mengatakan bahwa kolesterol jahat itu adalah LDL, dan kolesterol baik itu adalah HDL. Tapi benarkah demikian faktanya?

    Yuk kita cek faktanya.

    Dalam suatu pemeriksaan profil lipid, yang akan ditampilkan hanyalah total kolesterol, total kolesterol LDL, total kolesterol HDL, dan Trigliserida. Padahal ilmu pengetahuan modern sudah dapat memerinci lagi apa saja yang terkandung di dalam LDL dan HDL itu sendiri.

    Memangnya LDL apa saja isinya? LDL, atau llow density lipoprotein, itu terdiri dari 3 jenis, yakni:

    1. LDL tipe A,
    2. LDL tipe B, dan
    3. LDL tipe A/B

    LDL tipe A itu memiliki ukuran partikel yang besar-besar, memiliki bobot yang ringan, sehingga sangat mudah mengambang dalam darah manusia. Akibatnya LDL jenis ini tidak bisa mengendap dan menjadi plak dalam pembuluh darah. Ia juga bersifat melindungi jantung akan bahaya serangan jantung koroner dan penyakit jantung lainnya. Jadi, apakah kolesterol jenis ini bisa disebut sebagai kolesterol jahat?

    Tentu saja TIDAK! Padahal ia kan termasuk ke dalam kategori LDL, yang dianggap mayoritas orang sebagai kolesterol yang jahat. Tapi ternyata memiliki fungsi yang sedemikian baik.

    Sementara LDL tipe B itu memiliki ukuran partikel yang sangat kecil, tapi memiliki bobot yang berat dan padat sehingga sangat mudah menyelip di antara sela-sela dinding pembuluh darah kita. Karena bobotnya yang berat, LDL tipe B ini sangat mudah mengendap, sehingga dalam jangka waktu yang lama endapan ini akan membentuk plak, yang di kemudian hari akan menyumbat aliran darah.

    Apakah kolesterol seperti ini pantas disebut sebagai kolesterol jahat? YA. Tentu saja jenis kolesterol LDL yang seperti inilah yang pantas disebut sebagai jahat.

    LDL tipe A/B sendiri memiliki sifat yang berada di antara kedua tipe LDL di atas.

    Jadi ternyata TIDAK SEMUA LDL adalah kolesterol jahat, ternyata ada juga jenis LDL yang sangat baik bagi kesehatan jantung kita.

    Untuk kolesterol baik, pada umumnya orang akan segera menyebut HDL sebagai kolesterol yang baik. Tapi apakah semua HDL bisa disebut baik?

    HDL sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu:

    1. HDL-2, dan
    2. HDL-3

    HDL-2 memiliki fungsi yang sangat baik dan bersifat melindungi jantung kita, hampir mirip seperti sifat LDL tipe A di atas. Oleh karena itu, sangat pantas jika HDL-2 dikatakan sebagai kolesterol yang baik.

    Tapi untuk HDL-3, jenis HDL ini tidak bersifat melindungi jantung seperti HDL-2. Bahkan cenderung tidak berfungsi apa-apa. Jadi HDL-3 yang seperti ini tidak bisa dikatakan sebagai kolesterol yang baik.

    Cara Mendapatkan Kadar Kolesterol Normal

    Jadi, dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa yang bisa disebut sebagai kolesterol jahat ternyata hanya LDL tipe B saja. Dan yang bisa disebut sebagai kolesterol yang baik itu adalah LDL tipe A dan HDL-2.

    Jadi, pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara kita mendapatkan kadar kolesterol jahat yang serendah mungkin, serta kadar kolesterol baik yang setinggi mungkin?

    LEMAK JENUH adalah jawabannya!

    Lemak jenuh yang berasal dari hewan, seperti ikan, daging, dan telur, adalah sumber lemak jenuh, atau saturated fat, yang sangat kaya akan gizi. Konsumsi lemak jenuh dari hewani akan meningkatkan kadar LDL tipe A dan HDL-2 sekaligus.

    Untuk membedakan, lemak yang berasal dari tumbuhan disebut dengan nama lemak tak jenuh, atau un-saturated fat. Lemak tak jenuh TIDAK MEMILIKI kemampuan yang sama seperti lemak jenuh dalam meningkatkan kadar kolesterol baik. Hanya lemak jenuh yang memiliki kemampuan seperti itu.

    Jadi konsumsi akan lemak hewan justru malah akan berdampak sangat baik bagi kesehatan kita. Lemak hewan dan daging yang selama ini digadang-gadang sebagai sumber penyakit ternyata malah berfungsi baik dalam perlindungan jantung kita.

    Dan lemak nabati malahan tidak memberikan manfaat apa-apa.

    Dan konsumsi akan karbohidrat justru akan meningkatkan kadar LDL tipe B, yang bersifat jahat. Justru bukan lemak yang meningkatkan kolesterol yang jahat, tapi malah karbohidrat-lah yang akan meningkatkan kolesterol jahat.

    Untuk kadar kolesterol normalnya, LDL tipe B harus di bawah angka 100 mg/dL.

    Dan untuk LDL tipe A dan HDL-2, semakin tinggi kadarnya maka akan semakin baik adanya. Minimal haruslah di atas angka 60 mg/dL.

    Kesimpulan Kadar Kolesterol yang Normal

    Penting untuk mengetahui jenis kolesterol apa yang harus rendah, jenis kolesterol apa yang tinggi. dan sudah bukan jamannya lagi bila kita hanya melihat total kolesterol LDL dan HDL saja, apalagi bila hanya melihat total kolesterol saja. Sungguh-sungguh tidak memberikan manfaat apa-apa, karena total kolesterol tidak menggambarkan kondisi kesehatan kita sama sekali.

    Tes untuk mengetahui rincian masing-masing LDL dan HDL memang jauh lebih mahal dari hanya sekedar tes profil lipid yang biasa. oleh karena itu, di sini saya akan bagikan tips dan cara untuk membaca hasil tes kolesterol kita.

    Yang wajib dilihat hanya angka di HDL dan Trigliserida saja. Angka LDL tak perlu diperhatikan, apalagi angka di total kolesterol itu.

    Bagilah angka trigliserida kamu dengan angka HDL. Bila hasil yang didapatkan di bawah nilai 2, maka SELAMAT! Berarti kamu tergolong dalam kondisi sehat.

    Bila nilai yang didapat di atas angka 2, maka kamu harus menurunkan trigliserida kamu, serta meningkatkan angka HDL, karena itu sudah termasuk kolesterol tinggi. Caranya? Dengan menghindari dan menghentikan secara total asupan karbohidrat dalam segala bentuk dan jenis, serta mengonsumsi lemak yang berasal dari hewan.

    Usahakan agar hasil pembagian itu bisa di bawah nilai 1, alias kadar trigliserida berada di bawah kadar HDL. itu merupakan kondisi kesehatan yang paling ideal, dan menjadi dambaan semua orang.

    Nilai LDL itu sendiri tak usah kamu perhatikan sama sekali.

    Demikian tips dari saya mengenai kadar kolesterol normal. Semoga membuka mata dan pikiran kamu dalam memahami soal lemak dan kolesterol.

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar