Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Ciri Ciri Darah Rendah

    /
    /
    /
    34 Views

    Ciri Ciri Darah Rendah

    ciri ciri darah rendah
    Seorang Wanita Mengalami Pusing

    Mayoritas masalah kesehatan dalam hal tekanan darah adalah tekanan darah tinggi, alias hipertensi. Tapi ternyata ada juga orang yang mengalami masalah sebaliknya, yakni tekanan darah rendah, atau biasa dikenal dengan nama hipotensi. Nah, apa saja ciri-ciri darah rendah ini? Apakah darah rendah berbahaya bagi penderitanya? Apa langkah-langkah yang bisa diambil untuk pengobatannya?

     

    Tekanan Darah Rendah

    Pada manusia yang tekanan darahnya normal, angka tekanan darah berada di 120/80 mm Hg. Jika lebih dari itu, disebut hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Tapi jika kurang dari 90/60 mm Hg, maka orang tersebut bisa disebut menderita tekanan darah rendah, atau hipotensi. Contohnya adalah saya sendiri.

    Tekanan darah diukur berdasarkan kuatnya tekanan yang diberikan oleh darah ke dinding pembuluh darah (arteri). Seberapa kuat tekanan ini berdasarkan seberapa kuat otot jantung memompa darah. Tekanan itulah yang diukur sehingga bisa menghasilkan angka pada alat pengukur tekanan darah manusia.

    Jika angka hasil pengukuran di bawah 90/60 mm Hg, itu artinya otot jantung tidak cukup kuat dalam memompa darah. Artinya juga ada bagian-bagian tubuh yang tidak mendapatkan cukup suplai darah, oksigen, dan nutrisi. Tentu hal ini bukan sesuatu yang positif.

    Apa Saja Ciri Ciri Darah Rendah?

    Jika seseorang mengalami tekanan darah rendah, umumnya ia akan merasakan satu atau lebih hal-hal berikut:

    • Kepala terasa ringan, bahkan bisa pusing

    Hal ini wajar dimaklumi, mengingat kurangnya suplai darah ke bagian otak.

    • Mudah pingsan

    Sebagai akibat lanjutan dari ciri-ciri yang pertama, orang tersebut bisa dengan mudah pingsan tiba-tiba.

    • Kaburnya penglihatan

    Hal ini disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke bagian mata.

    • Sering mual

    Kurangnya suplai darah dan oksigen di bagian perut juga akan mengakibatkan hal ini.

    • Cepat merasa lelah

    Hal ini dikarenakan seluruh tubuh kekurangan suplai darah, oksigen, dan gizi. Seorang yang menderita hipotensi akan mudah merasa lelah walau ia sudah beristirahat dalam waktu yang panjang.

    • Dehidrasi (kekurangan cairan)

    Sebagai salah satu penyebab hipotensi, dehidrasi merupakan mekanisme tubuh untuk memberi tahu si empunya badan untuk segera minum air.

    • Kulit terlihat pucat seperti orang sakit

    Kulit yang pucat merupakan akibat kurangnya aliran darah sehingga kulit tidak mendapat cukup nutrisi dan oksigen.

    • Sulitnya untuk fokus melakukan sesuatu

    Kesulitan untuk fokus juga merupakan akibat lanjutan dari kurangnya suplai darah ke bagian otak.

    • Sering merasa kedinginan

    Tanpa adanya aliran darah yang optimal, tubuh juga kekurangan sesuatu untuk menghangatkan. Karena darah itu suhunya 37 derajat Celcius, maka salah satu tugas darah adalah menjaga agar suhu badan kita tetap di kisaran 37 derajat itu.

    Demikian ciri ciri darah rendah yang paling umum terjadi.

     

    Ada pula berbagai jenis gangguan tekanan darah rendah, yakni:

    1. Tekanan darah rendah postural

    Tekanan darah rendah jenis postural ini terjadi biasanya bila seseorang sedang dalam posisi duduk atau jongkok dalam waktu yang agak lama, kemudian secara tiba-tiba ia berdiri. Lalu tiba-tiba ia merasa pusing, dan hilang penglihatan.

    Pernahkah kamu mengalami hal seperti itu?

    Hal ini terjadi karena selama dalam posisi duduk atau jongkok itu, darah tidak mengalir dengan lancar ke bagian kaki. Lalu saat berdiri, darah secara tiba-tiba tertarik oleh gaya gravitasi, sehingga darah dalam jumlah yang besar mengalir secara tiba-tiba. Otot jantung harus mengimbanginya dengan cara memompa lebih keras, supaya darah bisa mengalir ke otak.

    Saat hal itu terjadi, biasanya kamu akan mengalami:

    • Kepala pusing
    • Penglihatan memutih atau hilang
    • Kaki gemetaran
    • Kaki terasa lemas
    • Terjatuh
    • Dalam beberapa kasus yang parah, kamu bisa pingsan

    Penyebabnya sebenarnya bukan murni akibat gravitasi saja. Orang tersebut haruslah memang mengalami tekanan darah rendah, dehidrasi, atau berbagai penyebab hipotensi lainnya. Bisa juga karena sedang menjalani pengobatan dengan jenis obat tertentu.

    Jika ia memang tidak ada darah rendah, tentu saja tidak akan mengalami hal seperti itu.

    1. Tekanan darah rendah post-prandial

    Prandial arti mudahnya adalah makan, jadi post-prandial artinya adalah sesudah makan.

    Biasanya tekanan darah akan naik sesudah kita makan. Tapi ada juga lho orang yang justru malah menurun tekanan darahnya setelah makan.

    Bila sistem pencernaan kita sedang bekerja, darah akan dibutuhkan dalam jumlah besar di bagian sistem pencernaan kita. Tentu saja otak tetap harus mendapat jatah darah yang konstan. Oleh karena itu, jantung pun akan berusaha untuk memompa lebih keras ke daerah otak.

    Namun ada kalanya usaha ini tidak berjalan dengan sempurna. Nah inilah yang menyebabkan adanya tekanan darah rendah sesudah makan.

    Biasanya hal ini dialami oleh orang yang menderita hipertensi yang sedang menjalani pengobatan, atau orang yang menderita berbagai penyakit syaraf seperti Epilepsi, Parkinson, atau Alzheimer.

    Lalu, Apa Saja Penyebab Tekanan Darah Rendah Ini?

    Gangguan kesehatan tekanan darah rendah bisa menimpa siapa saja, walau ia sebenarnya tidak menderita hipotensi. Berikut merupakan berbagai penyebab terjadinya tekanan darah rendah:

    1. Kehamilan

    Selain hipertensi, kehamilan ternyata juga bisa lho membuat tekanan darah seseorang jadi rendah.

    Hal ini biasanya disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah karena perubahan hormon. Tentu akan sangat berbahaya bila seorang ibu hamil tiba-tiba terjatuh. Bahaya bagi si Ibu, juga bahaya bagi sang bayi.

    Oleh karena itu, selalu lakukan pengecekan secara rutin ke dokter, yang akan selalu memantau kesehatan ibu hamil, dan segera meresepkan obat yang sesuai.

    1. Penyakit jantung

    Jantung yang tidak berfungsi dengan baik juga akan menyebabkan tekanan darah yang rendah, selain juga bisa meningkatkan tekanan darah.

    Bila otot jantung jadi lemah, tentu darah juga tidak akan bisa dipompa dengan optimal ke seluruh bagian tubuh.

    1. Dehidrasi

    Dehidrasi, alias kekurangan cairan, menyebabkan kurangnya volume darah. Seperti yang kita tahu, komponen utama darah adalah air, sehingga kurangnya volume darah tentu berakibat pada menurunnya tekanan darah.

    Selalu minum setidaknya 2 Liter air putih setiap hari. Untuk kamu yang rutin berolahraga, minumlah setidaknya 3 Liter air putih setiap hari.

    1. Perubahan hormon

    Hormon merupakan suatu zat yang berfungsi untuk mengatur berbagai proses dalam tubuh manusia. Jika zat yang mengaturnya berubah, tentu sesuatu yang diaturnya juga akan berubah pula.

    Seperti kelenjar Adrenal, yang fungsinya adalah untuk menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah. Bila kegiatan kelenjar ini terganggu, tentu sangat wajar jika hasilnya tekanan darah juga akan terganggu.

    1. Sedang dalam masa pengobatan

    Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa lho menyebabkan seseorang mengalami hipotensi. Contohnya adalah obat anti depresan.

    Demikian 5 penyebab paling umum tekanan darah rendah.

    Solusi Mengatasi Tekanan Darah Rendah

    Solusi terbaik bagi saya sendiri yang merupakan penderita tekanan darah rendah adalah dengan rutin berolahraga, terutama olahraga angkat beban yang melatih otot jantung, sehingga darah bisa dialirkan ke seluruh tubuh tanpa ada yang kekurangan darah.

    Hasil yang saya rasakan sendiri adalah berkurangnya, atau bahkan tidak pernah sama sekali, saya merasakan pusing-pusing seperti dulu waktu masih belum rutin berolahraga.

    Kesimpulan Dari Ciri Ciri Darah Rendah

    Walau pun gangguan kesehatan tekanan darah rendah tidak berbahaya secara langsung bagi nyawa kita, tapi tetap kita wajib waspada akan ciri ciri darah rendah yang telah disebutkan di atas.

    Kasus paling umum terjadi adalah saat seorang penderita hipotensi mengalami kehilangan pandangan dan terjatuh, kepalanya membentur benda keras sehingga terluka. Bila lukanya sampai parah, bisa menyebabkan meninggal dunia.

    Tetap berhati-hatilah dengan tekanan darah rendah!

     

    Baca Juga: Tekanan Darah Normal dan Gejala Hipertensi.

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar