Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Cara Menurunkan Gula Darah, 18 Metode Paling Efektif dan Tepat

    /
    /
    /
    112 Views

    Bagi semua orang, tidak hanya yang sudah divonis diabetes melitus saja, kadar gula darah yang terlalu tinggi sangat berbahaya, dan juga mengganggu.  Oleh karena itu, sangatlah dibutuhkan cara menurunkan gula darah yang praktis, aman, sudah teruji dan terbukti efektif. Karena kalau sembarangan, salah-salah malah akan berbahaya lho.

     

    Apa sih bahayanya kadar gula darah yang terlalu tinggi itu? Dengan makin tingginya gula di dalam darah, maka jumlah oksigen (O2) yang bisa dibawa oleh sel darah akan semakin sedikit.

     

    Jadi kebayang dong, kenapa sih penderita diabetes melitus koq seringnya ujung-ujungnya banyak penyakit komplikasinya? Ya karena organ-organ di dalam tubuh kita pada kekurangan oksigen, makanya semua organ jadi tidak bisa berfungsi dengan normal.

    cara menurunkan gula darah
    18 Tips Menurunkan Gula Darah dengan Aman

    Organ yang paling lemah akan rusak lebih dulu. Sementara organ yang lebih kuat akan bertahan. Makanya penyakit komplikasinya diabetes itu berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain.

     

    Ada yang sakit jantung, ada yang gagal ginjal, ada yang syarafnya rusak, ada yang kena stroke. Wuih seram semua kan.

     

    Oleh karena itu, kamu harus tahu cara-cara menurunkan kadar gula di dalam darah.

     

    Cara Menurunkan Gula Darah, Mudah dan Efektif

     

    Berikut saya tuliskan metode-metode penurunan kadar gula dalam darah yang sudah saya buktikan keampuhannya.

     

    1. Berpuasa

    Ya, betul! Puasa seperti saat bulan Ramadhan bagi umat Islam sangat baik bagi kesehatan pada umumnya, dan bagi penderita diabetes pada khususnya.

    menurunkan gula darah dengan berpuasa
    Minum Air Saat Sarapan

    Dengan berpuasa, artinya jumlah asupan makanan sudah otomatis kamu kurangi. Dari yang tiga kali sehari kamu makan, menjadi hanya dua kali saja.

     

    Jika sudah terbiasa, maka makan satu kali saja dalam sehari bukanlah hal yang sulit lagi.

     

    Tapi bedanya dengan puasa Ramadhan, dalam jenis puasa ini kamu masih boleh minum air putih atau kopi hitam dan teh hijau saja, asal tanpa tambahan apapun ya, terutama gula.

     

    Sudah pasti awal-awalnya terasa sulit sekali. Bayangkan saja, dari rutin selama puluhan tahun kamu makan tiga kali sehari, tiba-tiba harus mengurangi jadi dua kali.

     

    Karena itu, lakukanlah secara bertahap, dimulai dari menghilangkan sarapan dahulu. Tapi ingat, kamu masih bisa minum air atau kopi sebanyak yang kamu inginkan lho.

     

    Jika sudah terbiasa, maka kamu bisa memundurkan jam makan siangmu, dari yang awalnya jam 12 siang, bisa kamu coba mundurkan jadi jam 1 siang.

     

    Jika sudah terbiasa lagi, coba mundurkan lagi menjadi jam 2 siang. Begitu seterusnya sampai pada akhirnya kamu sanggup untuk hanya makan satu kali dalam sehari.

     

    Pada awalnya akan terasa lemas, itu biasa. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, badanmu akan jadi terbiasa. Dan malahan akan terasa segar pada saat berpuasa.

     

    Cara berpuasa ini disebut dengan nama Intermittent Fasting.

    Baca juga: 31 Jenis Makanan untuk Penderita Diabetes Yang Lezat dan Cocok di Lidah

    1. Olahraga

    Semua dokter, semua praktisi kesehatan pastinya menganjurkan siapa saja, terutama bagi para penderita diabetes, untuk rajin berolahraga secara teratur.

     

    Tapi, tidak semua olahraga diciptakan sama. Ada jenis olahraga yang justru TIDAK BOLEH kamu lakukan jika kamu memiliki sakit diabetes.

    olahraga untuk turunkan gula darah
    Berolahraga Baik Untuk Penderita Diabetes

    Baiklah, saya jelaskan dulu sedikit di sini. Hanya ada 2 jenis olahraga di dunia ini, yaitu:

    1. Olahraga yang membangun otot, dan
    2. Olahraga yang justru menghancurkan otot

     

    Kamu harus fokus HANYA pada jenis olahraga yang pertama saja. Mengapa begitu?

     

    Karena semakin banyak jumlah otot di badanmu, maka semakin cepat tubuhmu akan memproses kelebihan gula dan kalori di badan dan darah.

     

    Saya ulangi…

     

    Semakin banyak masa otot, semakin cepat gula dalam darah akan dibakar. Hal ini merupakan kabar bagus bukan untuk kamu?

     

    Jadi artinya, jika kamu malah melakukan olahraga yang justru mengurangi jumlah otot, maka usahamu dalam menurunkan gula darah akan semakin sulit mencapai tujuan.

     

    Kalau sudah jelas sampai di sini, maka kamu pasti bertanya, jenis olahraga apa saja yang termasuk jenis pertama?

     

    Hanya ada satu olahraga yang termasuk ke dalam jenis pertama, yaitu angkat beban. Ya betul! Termasuk di dalamnya angkat besi, powerlifting, weight lifting, olympic lifting.

     

    Sisanya masuk ke dalam jenis kedua. Sebutkan saja seperti jogging, jalan santai, lari, marathon, bersepeda, main badminton, sepak bola, basket, dan lain sebagainya.

     

    Oleh karena itu, saya tidak pernah merekomendasikan olahraga jenis kedua kepada siapapun, terutama kepada orang yang memiliki penyakit diabetes.

     

    Memang, pada awal-awalnya akan terlihat lebih bagus jika kamu melakukan jalan santai atau lari-lari. Tapi kamu akan harus terus melakukan itu setiap hari, malah usahamu harus bertambah. Kenapa?

     

    Karena seiring waktu, jumlah ototmu berkurang, otomatis tingkat metabolisme tubuh juga berkurang. Kompensasinya ya jam larimu yang harus bertambah. Makin banyak jam lari, ya makin banyak pula otot yang terbuang.

     

    Seperti never ending story.

     

    Kebalikannya dengan jenis olahraga pertama…

     

    Pada awalnya kamu akan sulit melihat hasilnya. Bahkan setelah hari pertama saja badanmu pasti sakit-sakit semua. Tapi seiring berjalannya waktu, dengan bertambahnya jumlah otot, maka usahamu dalam menurunkan kadar gula darah akan terasa lebih mudah.

     

    Jika kamu merasa bosan, tidak apa-apa untuk mengambil istirahat sejenak untuk libur latihan. Kan sudah ada otot yang cukup untuk terus membakar gula, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, Non-Stop!

     

    Plus, bonusnya tampilan badanmu juga makin fit, makin atletis.

     

    Coba bandingkan dengan jenis olahraga yang kedua. Kamu tidak bisa libur latihan. Karena mesin pembakar gula darahmu sedikit sekali.

     

    Makin cepat dimulai, makin cepat pula terlihat hasilnya pada kadar gula darahmu. Jadi, ayo mulailah berolahraga.

     

    1. Suntik Insulin atau Makan Obat Penurun Gula Darah

    Cara penurunan gula darah yang ini merupakan solusi jangka pendek yang instan. Cara ini dilakukan jika kondisi pasien sudah sangat darurat, seperti misalnya akan dioperasi.

     

    PERHATIAN! Jangan menggantungkan metode yang ini untuk solusi jangka panjang ya.

    suntik insulin
    Suntik Insulin sebagai Solusi Instan Turunkan Gula Darah

    Solusi jangka panjang untuk menurunkan gula darah tetaplah pengaturan pola makan dan rutin berolahraga.

     

    Hasil paling cepat didapatkan jika insulin disuntikkan di daerah perut. Mintalah dokter atau perawat untuk mengajarkanmu sebelum kamu melakukan penyuntikan pertama kali.

     

    Hormon insulin ini berfungsi untuk mengubah kelebihan gula di dalam darah menjadi glikogen atau simpanan gula di hati, di otot, maupun di sel lemak.

     

    Jadi, kamu jangan salah mengira bahwa dengan menyuntik insulin, maka kelebihan gula di dalam darah akan dibuang keluar tubuhmu. Bukan. Gulanya tidak dibuang keluar, namun hanya dialihkan supaya tidak tinggi kadarnya di darah.

     

    1. Membatasi, Mengurangi, atau Bahkan Menghilangkan Asupan Gula (dan Karbohidrat)

    Penyakit gula disebabkan karena manusia kelebihan dalam memasukkan gula ke dalam tubuh. Jadi, ya akan sangat wajar dan masuk akal jika untuk mengatasinya dengan cara membatasi, mengurangi, atau bahkan dengan menghilangkan asupan gula sama sekali dari makanan kamu.

     

    Ada sebagian kalangan yang bilang bahwa kita tidak boleh menghilangkan karbohidrat sama sekali. Tapi saya pribadi sudah membuktikan bahwa tanpa memasukkan karbohidrat pun bisa tetap hidup sehat.

    Say No To Sugar!

    Jika kamu merasa takut untuk menghapus karbohidrat dari daftar makananmu, saya anjurkan untuk menghapus gula saja secara total. Makanlah karbohidrat, tapi dalam jumlah terbatas, dan usahakan semua karbohidrat itu termasuk ke dalam golongan karbohidrat kompleks.

     

    Apa itu karbohidrat kompleks? Yaitu jenis karbohidrat yang memiliki kadar serat pangan dalam jumlah yang tinggi. Sedangkan karbohidrat simpel adalah jenis karbohidrat yang kandungan seratnya sangat rendah, atau bahkan tidak memiliki kandungan serat sama sekali.

     

    Contoh karbohidrat simpel adalah nasi putih, mie, bihun, roti, tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka, tepung maizena, pasta, permen dan semua jenis gula di pasaran.

     

    Contoh karbohidrat kompleks adalah nasi merah, roti gandum, ubi, semua jenis sayuran, kacang-kacangan.

     

    Kalau kamu merasa bingung, cobalah Googling untuk mengetahui kandungan gizi suatu jenis makanan.

     

    Misalnya, coba ketik White Rice Nutrition Facts di Google. Maka akan kamu dapatkan hasilnya seperti ini.

     

    Bisa dilihat per 100 gram nasi putih itu mengandung berapa gram karbohidrat, berapa gram serat pangan, berapa gram protein, berapa gram lemak, dan lain sebagainya.

     

    Rata-rata sepiring nasi itu beratnya 200 gram. Maka dari situ bisa kamu hitung kira-kira dalam sehari berapa gram karbohidrat sih sebenarnya yang kamu masukkan ke dalam tubuhmu, jika kamu makan 3 kali sehari.

     

    Itu baru dari nasi putihnya saja, belum dari lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan jangan lupa dihitung cemilan-cemilan serta minuman manis yang kamu konsumsi, seperti teh manis, segala minuman soft drink, dan lain-lain.

     

    Jika kamu sangat menyukai makanan dan minuman manis, maka kamu bisa mulai pertimbangkan untuk menggunakan pemanis buatan. Jenis-jenis pemanis buatan yang tersedia di pasaran contohnya seperti Tropicana Slim, Diabetasol.

     

    Sementara bahan pembuat pemanis buatan adalah Aspartame, dan daun Stevia. Saya pribadi menganjurkan untuk memilih yang berbahan daun Stevia.

     

    Perhatikan juga porsi makan kamu. Jika kamu sudah menghilangkan gula, sudah memilih jenis karbohidrat kompleks, tapi porsi makanmu malah ditingkatkan jadi 2x lipat, ya jadi percuma saja. Hehe. Tetap kontrol nafsu makan ya, teman!

     

    1. Rutin Cek Gula Darah

    Sebenarnya cara ini bukan untuk menurunkan gula darah. Tapi lebih ke arah supaya kamu tidak hilang kendali terhadap kadar gula darahmu.

    tes-gula-darah
    Peralatan Tes Gula Darah

    Dengan rajin mengecek gula darah, maka kamu bisa segera melakukan macam-macam cara untuk segera menurunkannya bila kadar gulanya terlalu tinggi.

     

    Sebagai patokan, standar baru dari Prodia menyatakan kadar Gula Darah Puasa (GDP) sebagai berikut:

    • GDP 80 mg/dL sampai 100 mg/dL : Masuk kategori NORMAL
    • GDP 101 mg/dL sampai 120 mg/dL : Masuk kategori PRE-DIABETES
    • GDP 121 mg/dL ke atas : masuk kategori DIABETES

     

    Jika kamu masuk kategori Pre-Diabetes, maka segeralah rajin berolahraga, kontrol makanan, dan mulai berpuasa. Masih bisa tanpa obat penurun gula darah.

     

    Jika kamu sudah masuk kategori Diabetes, lakukan hal seperti Pre-Diabetes, dan segeralah cek ke dokter.

     

    Gula Darah Puasa diukur setelah MINIMAL 8 jam sebelumnya kamu makan. Jadi kamu harus puasa setidaknya 8 jam sebelum mengukur GDP.

     

    Jika kamu mengukur gula darah 1-2 jam setelah makan, maka kamu mengukur Gula Darah Sewaktu (GDS).

     

    1. Minum Air Putih Lebih Banyak

    Selain untuk menahan lapar lebih lama, minum air juga berfungsi untuk sedikit menetralisir kadar gula yang terlalu berlebih di darah.

    minum-air-putih
    Minum Air Untuk Menetralisir Gula Darah

    Jika kegiatan fisik harian kamu di atas rata-rata, maka kamu juga makin bertambah kebutuhan minum air putihnya.

     

    Standar harian asupan air putih adalah 8 gelas sehari. Tapi untuk penderita diabetes, kebutuhannya lebih dari 8 gelas.

     

    Perhatikan juga asupan mineral, jangan sampai kurang. Karena dengan banyak minum, kamu akan banyak buang air kecil. Bersamaan dengan itu, mineral dari dalam tubuhmu juga sebagian akan ikut terbuang pula.

     

    PERHATIAN! Saran ini hanya berlaku jika kondisi ginjalmu masih normal. Banyak penderita diabetes yang harus menghadapi kondisi gagal ginjal akibat kerusakan ginjal sebagai komplikasi dari diabetes itu sendiri.

     

    Jika ginjalmu sudah rusak, maka dalam sehari maksimal kamu hanya boleh meminum 600ml air saja. Maka secara otomatis, abaikan saran yang nomor 6 ini ya. Segera hubungi dokter kamu.

     

    1. Manajemen Stress

    Kondisi stress bisa meningkatkan kadar gula darah lho. Koq bisa ya?

     

    Bisa!

    Hindari Stress

    Ternyata kondisi stress membuat hormon kortisol terproduksi oleh badanmu. Kortisol inilah yang ujung-ujungnya malah membuat gula darah melonjak.

     

    Memang tidak mudah bagi penderita penyakit gula untuk menghindari stress. Karena memikirkan penyakit gulanya saja bisa bikin kepala pusing.

     

    Tapi tetap wajib hukumnya untuk menghindari stress, atau setidaknya di-manage atau dialihkan ke aktivitas yang positif lainnya.

     

    Ikutlah kelas kelas-kelas meditasi, setel musik-musik relaksasi, pasang aromaterapi untuk mengiringi tidurmu. Perbanyak juga pergaulan, sering-sering nonton film komedi karena tertawa itu membuat stress berkurang.

     

    Oya, jangan lupa untuk tidur sebelum jam 10 malam ya. Karena kamu harus minimal tidur 8 jam sehari supaya kadar gula darah tidak melonjak liar.

     

    1. Mengurangi Lingkar Pinggang (dan/atau Menurunkan Berat Badan)

    Pengidap penyakit gula darah tinggi biasanya juga, walau tidak selalu, memiliki lemak visceral (lemak di sekitar perut dan pinggang) yang tebal. Karena itu, target yang lebih masuk akal adalah mengurangi lingkar pinggang, ketimbang menurunkan berat badan, karena ada banyak lho pengidap diabetes justru orang-orang yang kurus sekali.

     

    Lemak visceral yang tebal mengindikasikan kelebihan asupan gula dan karbohidrat setiap hari. Oleh karena itu, sangat wajar jika menderita diabetes.

     

    Lingkar pinggang bisa dikurangi jika kamu rajin berolahraga, mengatur pola makan, berpuasa setidaknya 16 jam setiap hari, serta menghindari stress.

     

    Untuk target dalam angka yang bisa diukur adalah sebagai berikut:

    Lingkar perut dibagi lingkar pinggul harus di bawah 1.

     

    Atau dengan kata lain, lingkar perut haruslah lebih kecil dari lingkar pinggul kamu.

     

    Jika sudah di bawah 1, hal ini menunjukkan bahwa lemak visceralmu sudah tidak terlalu tebal, sudah lebih sehat. Dan secara kasat mata, penampilanmu juga pasti sudah jauh lebih fit, lebih segar. Jadi ada pinggangnya, kalo istilah orang-orang. Hehe.

     

    1. Rutin Makan Bawang Putih

    Zat gizi yang terkandung di dalam bawang putih sudah terbukti bisa meningkatan sensitivitas insulin, menyembuhkan infeksi, juga menghentikan penghambatan insulin di hati.

     

    Kesemua fungsi bawang putih itu pada akhirnya akan menurunkan kadar gula darah.

     

    Dengan catatan, bawang putih ini dimakan secara langsung ya. Jangan dimasak dulu.

     

    1. Rutin Minum Air Rebusan Daun Kemangi

    Daun kemangi dipercaya sebagai obat ampuh untuk mengatasi gula darah yang tinggi.

     

    Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian ilmiah oleh American Diabetes Association yang mengatakan bahwa dengan rutin meminum air rebusan daun kemangi, maka sekresi insulin akan meningkat, yang berujung pada penurunan kadar gula dalam darah.

     

    1. Mengonsumsi Daun Mangga

    Caranya adalah sebagai berikut: pertama, keringkan dulu daun mangga. Kemudian giling halus. Lalu ambil 1 setengah sendok makan bubuk daun mangga tadi, konsumsilah 2x sehari. Jika kamu rutin, maka kamu bisa lihat kadar gula darahmu pun akan turun.

     

    Cara lainnya adalah dengan merendam kira-kira 15 sampai 20 lembar daun mangga di dalam segelas air selama semalaman. Pagi harinya kamu saring, kemudian minumlah air rendaman daun mangga tadi sebelum makan.

     

    1. Minum Teh Hijau Tanpa Tambahan Apapun

    Teh hijau memiliki kandungan EGCG, yang berfungsi untuk menurunkan produksi Basal Glukosa dari hari. Minumlah setelah kamu makan apapun untuk menekan kadar gula di dalam darah.

    Teh Hijau

    Selain itu setiap pagi sebelum sarapan juga sangat dianjurkan untuk meminum teh hijau segelas.

     

    1. Mengonsumsi Daun Kelor

    Selain gula darah, daun kelor juga bisa menurunkan tekanan darah bagi yang menderita tekanan darah tinggi.

     

    Cara konusmsinya: Cucilah daun kelor yang akan kamu pakai. Lalu giling sampai hancur. Setiap pagi sebelum sarapan, minumlah air jus daun kelor ini. Cukup tambahkan setengah sendok dari hasil gilingan daun kelor.

     

    1. Buah Merah dari Papua

    Buah merah yang juga dikenal dengan nama lain Kuansu ini ternyata berfungsi untuk memperbaiki kinerja pankreas. Yang berujung pada perbaikan produksi insulin alami tubuh kita.

    buah-merah-kuansu
    Buah Kuansu Merah

    Hasil akhirnya adalah turunnya kadar gula dalam darah.

     

    1. Meminum Air Pare

    Pare berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah. Cukup 200 gram pare yang sudah dicuci bersih, lalu rebuslah dengan 2 gelas air. Tunggu sampai air yang tersisa kira-kira 1 gelas saja. Angkat, lalu diminum jika sudah tidak terlalu panas.

     

    1. Mengonsumsi Biji Rami

    Biji rami ternyata bisa juga dipakai untuk perawatan penderita diabetes lho. Biji rami berfungsi untuk membantu penyerapan lemak dan gula supaya lebih sempurna.

     

    Makanlah biji rami setiap hari sebelum makan, maksimal 2 sendok saja sehari. Gunakan air hangat supaya lebih lancar dalam menelannya.

     

    Biji rami juga berfungsi memperlancar fungsi pencernaan tubuh kita.

     

    1. Mengonsumsi Lidah Buaya

    Lidah buaya banyak dipakai sebagai bahan minuman akhir-akhir ini. Namun, tahukah kamu jika ternyata lidah buaya selain enak rasanya, juga bisa dipakai untuk menurunkan gula darah?

    lidah-buaya-solusi-diabetes
    Lidah Buaya yang Sudah DIpotong

    Caranya, lidah buaya yang sudah kamu jadikan gel sebanyak 1 sendok dicampurkan dengan kunyit dan daun salam masing-masing sebanyak 1 setengah sendok. Aduk-aduk, lalu obat diabetes alami kamu pun sudah siap.

     

    Konsumsilah 2 kali, sebelum makan siang dan sebelum makan malam.

     

    1. Konsumsi Alpukat

    Buah alpukat ini memang merupakan buah yang fungsinya banyak sekali. Salah satu cara untuk menstabilkan kadar gula dalam darah adalah dengan banyak mengonsumsi asam lemak tak jenuh tunggal. Dan buah alpukat sangat kaya akan asam lemak jenis ini.

    alpukat untuk menurunkan kadar gula darah
    Buah Alpukat

    Dengan rutin memakan alpukat, tingkat resistensi insulin yang tinggi dapat dikurangi, sehingga produksi insulin alami tubuh pun bisa meningkat. Hasil akhirnya, risiko akibat gula darah tinggi pun dapat dikurangi pula.

     

    Baca Juga: Rahasia Besar Tentang Asam Urat!

    Kesimpulan: Itulah 18 Cara Paling Efektif untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

    Demikianlah 18 cara menurunkan gula darah yang sangat tepat dan efektif, juga bisa mulai diterapkan hari ini juga. Sangat penting bagi penderita diabetes melitus untuk bisa mengontrol kadar gula dalam darah agar jangan sampai terlalu tinggi, yaitu di atas 120 mg/dL.

     

    Saya sungguh berharap para pembaca AloSehat ini bisa segera mendapatkan kesehatannya masing-masing agar memiliki hidup yang berkualitas tinggi, tanpa harus tergantung pada obat seumur hidupnya.

     

    AloSehat.com TIDAK memberikan diagnosa ataupun saran medis lainnya. Artikel Cara Menurunkan Gula Darah ini hanya sebagai informasi tambahan saja, tidak dimaksudkan sebagai pengganti pemeriksaan dan saran dokter.

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar