Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Cara Mengobati Penyakit Diabetes

    /
    /
    /
    13 Views

    Cara Mengobati Penyakit Diabetes

    cara mengobati penyakit diabetes
    Makanan Manis Dan Diabetes

    Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes melitus, alias gula darah tinggi, dan TIDAK dicovernya penyakit gula darah yang tinggi ini oleh BPJS, maka semakin banyak pula masyarakat Indonesia yang ingin menemukan cara mengobati penyakit diabetes, tentu saja yang alami, tanpa obat, bisa dilakukan sendiri di rumah, dan murah, terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

    Adakah cara mengobati penyakit diabetes yang bisa memenuhi semua persyaratan tersebut di atas?

    Yuk kita cari tahu bersama-sama.

    Apa sih Diabetes Melitus Itu?

    Seseorang bisa dikatakan menderita penyakit diabetes melitus jika hasil pengukuran gula darah PUASA menunjukkan angka di atas 120 mg/dL. Gula darah puasa yang sehat harus berada di bawah angka 100 mg/dL. Sementara jika berada di antara 100-120 mg/dL, maka ia masuk ke dalam kategori pre-diabetes.

    Jadi, patokan kita adalah gula darah puasa yang sehat harus di bawah 100 mg/dL.

    Sebenarnya Bagaimana Kita Bisa Sampai Mengalami Penyakit Diabetes?

    Tubuh manusia sesungguhnya sudah memiliki mekanisme yang canggih dalam menangani masalah terlalu banyaknya gula yang masuk ke dalam darah. Dengan serangkaian proses metabolisme tersebut, tubuh sudah terjamin aman dan kadar gula darah bisa diturunkan sampai ke batas yang aman.

    Tapi karena manusia modern yang “normal” saat ini sudah terbiasa untuk selalu makan dari sejak membuka mata sampai tidur kembali di malam hari, maka tubuh jadi kewalahan dalam memproses kelebihan gula itu.

    Coba saja kamu bayangkan, sesaat setelah bangun, kita sudah disuguhi dengan sarapan, yang biasanya diisi dengan makanan yang ber-karbohidrat. Belum lagi minumannya yang selalu ditambahkan dengan gula pasir. Kalau tidak manis, tidak enak.

    Kemudian pukul 10 pagi perut sudah berbunyi, tanda sudah ingin diisi lagi. Kali ini dengan camilan-camilan yang juga ber-karbohidrat tinggi, seperti kue-kue, roti dan sebagainya.

    Baru 2 jam makan camilan, sudah jam 12 siang, saatnya jam makan siang! Tentu saja mayoritas menu saat makan siang kita adalah karbohidrat kan? Karbohidrat yang kita makan di jam 10 tadi belum juga selesai diproses, kali ini sudah dibanjiri lagi dengan karbohidrat yang jauh lebih banyak lagi.

    Masih belum cukup, pukul 3 siang perut sudah berbunyi lagi. Lagi-lagi ingin diisi dengan camilan, yang tentu saja semuanya ber-karbohidrat juga.

    Jam 5 atau jam 6 malam, saatnya makan malam! Lagi-lagi, tentu saja, hampir semuanya adalah makanan karbohidrat tinggi lagi. Yang tentu saja melonjakkan gula di dalam darah kita.

    Bayangkan!

    Bayangkan betapa lelahnya tubuh kita dalam memproses gula darah dalam sehari. Kalikan saja dengan usia kamu, bisa bayangkan betapa banyaknya jumlah gula yang sudah kamu konsumsi, dan harus diproses oleh tubuh kita.

    Tubuh akan mengalami apa yang disebut dengan resistensi insulin. Seperti yang kita ketahui, insulin diperlukan tubuh untuk menurunkan kadar gula darah. Tapi jika setiap saat insulin dikeluarkan pankreas, maka tubuh akan mengalami kekebalan, yang dinamakan resistensi insulin itu.

    Saat itulah gula darah sudah tidak bisa dinormalkan lagi sehingga kita akan mengalami penyakit yang populer dengan nama diabetes melitus.

    Dan saat gula bertahan jauh lebih lama di dalam darah, maka gula tersebut akan memberikan kerusakan yang jauh lebih banyak bagi organ-organ dalam tubuh kita. Plus juga bagi pembuluh darah.

    Jadi, Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Diabetes?

    Sebenarnya cara mengobati penyakit gula darah tinggi ini sangat sederhana.

    Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, tubuh kita memiliki mekanisme yang sangat sempurna dalam menurunkan kadar gula darah, yaitu dengan hormon insulin. Maka tugas kita sebagai langkah awal untuk mengobati penyakit diabetes adalah dengan menghentikan secara total semua asupan karbohidrat dan gula ke dalam tubuh kita.

    Sebenarnya bagi penderita diabetes melitus itu sendiri, hormon insulin alami dalam tubuh mereka masih bisa berfungsi dengan baik. Hanya saja tubuh mereka yang sudah mengalami kekebalan sehingga gula darah bertahan lebih lama. Tapi jika mereka memberikan waktu lebih banyak bagi hormon insulin untuk bekerja, maka lama kelamaan gula darah mereka juga akan turun sampai normal.

    Sampai berapa lama?

    Tergantung seberapa parahnya penyakit diabetes kamu.

    Tentu saja semakin tinggi gula darah puasa, maka dibutuhkan waktu yang semakin panjang untuk menormalkannya kembali.

    Jadi, pada saat tubuh sedang menormalkan kadar gula darah, apa yang bisa kamu makan agar tidak mengganggu proses tersebut?

    Konsumsilah makanan yang TIDAK mengandung karbohidrat dan gula sama sekali.

    Adakah makanan yang seperti itu?

    ADA!

    Yaitu makanan hewani, atau yang berasal dari hewan. Dalam hal ini adalah daging dan telur.

    Tapi kalau tidak makan karbohidrat, dalam hal masyarakat Indonesia ini adalah nasi putih yang paling populer, saya jadi lemas donk?

    Oleh karena itu pilihlah daging yang berlemak banyak, bukan daging yang tanpa lemak. Semakin banyak kadar lemaknya, semakin bagus bagi tubuh kita. Ingat, karbohidrat itu fungsinya hanya satu, yaitu sebagai sumber energi saja. Dan lemak pun memiliki fungsi yang sama, hanya saja lemak juga memiliki kegunaan yang lainnya selain hanya sebagai sumber tenaga saja.

    Oleh karena itu sangat masuk akal jika para penderita diabetes mengganti sumber energi mereka dengan lemak dan protein hewani saja, bukan dengan sumber lemak dan protein nabati.

    Mengapa?

    Karena semua sumber makanan yang asalnya dari tumbuh-tumbuhan sudah pasti memiliki kandungan karbohidrat. Dan seperti yang kita tahu, karbohidrat yang masuk sudah tentu akan dibuah menjadi gula yang akan meningkatkan gula darah. Oleh karena itu, selalu pilih makanan hewani saja, jangan pernah makan makanan yang asalnya dari tumbuhan.

    Termasuk sayur-sayuran dan buah-buahan?

    YA! Termasuk sayur mayur dan buah, tentu saja!

    Jangan khawatir, di dalam daging pun sebenarnya terkandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh kita, hanya saja dalam jumlah yang JAUH LEBIH TINGGI daripada kandungan vitamin dan mineral dalam sayur atau buah.

    Jadi, mengapa masih harus makan sayur dan buah, jika kita bisa mendapatkan yang lebih banyak dari daging? Bahkan kamu tidak perlu harus memasukkan karbohidrat dalam prosesnya. Lebih baik, lebih aman bagi penderita diabetes.

    Kesimpulan

    Ternyata cara mengobati penyakit diabetes melitus sangat sederhana. Cukup dengan menghentikan makan segala makanan yang berasal dari tumbuhan, dan hanya makan makanan yang berasal dari hewan saja.

    Tumbuhan menyimpan kelebihan energinya dalam bentuk karbohidrat, sehingga semua jenis makanan nabati sudah tentu memiliki kandungan karbohidrat.

    Sedangkan hewan menyimpan kelebihan energinya di dalam bentuk lemak, bukan karbohidrat. Sehingga daging sangat aman karena tidak memiliki kandungan karbohidrat sama sekali.

    Demikianlah cara mengobati penyakit gula darah tinggi yang paling aman dan alami, serta bisa dilakukan siapa saja.

     

    Untuk contoh daftar makanannya, kamu bisa baca makanan yang aman bagi penderita diabetes ini.

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar