Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Cara Mengobati Kolesterol

    /
    /
    /
    41 Views

    Cara Mengobati Kolesterol

    cara mengobati kolesterol
    Steak Daging Sapi yang Lezat

    Kadar kolesterol yang tinggi, terutama kadar kolesterol yang jahat, adalah pertanda telah terjadi penurunan kualitas kesehatan di tubuh kita. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari cara mengobati kolesterol yang terlalu tinggi, baik itu dengan jalan medis, seperti dengan konsumsi obat-obatan, maupun dengan cara alami yang tidak melibatkan obat sama sekali.

    Kedua cara itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Cara mengobati kolesterol dengan obat penurun kolesterol memiliki keunggulan sangat cepat dalam reaksinya, sehingga hanya dalam hitungan jam saja, kadar kolesterolmu sudah bisa diturunkan. Tapi cara ini memiliki kekurangan, yaitu apabila dikonsumsi terus-terusan dalam jangka waktu yang lama, maka obat itu akan membebani ginjal sehingga bisa terjadi kerusakan.

    Sedangkan cara mengobati kolesterol tanpa obat-obatan tentu tidak bisa memberikan reaksi penurunan kadar kolesterol hanya dalam hitungan jam. Butuh waktu setidaknya 1 minggu sampai 1 bulan, tergantung seberapa tinggi kadar kolesterol jahatnya, untuk bisa memberikan hasil positif berupa normalnya kadar kolesterol kita.

    Tapi keunggulan cara alami menurunkan kolesterol ini adalah sangat aman dalam jangka waktu yang panjang, dan bahkan bisa dilakukan sampai selama-lamanya. Dan karena tidak diperlukan obat atau suplemen apa pun juga, maka ginjal kita juga akan sangat ringan kerjanya.

    Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengobati dengan obat sebagai solusi jangka pendeknya, dan lakukan juga cara alami tanpa obatnya untuk pengobatan jangka panjangnya. Cara medis bisa dihentikan setelah kadar kolesterolmu sudah normal.

    Bagaimana Cara Mengobati Kolesterol Secara Alami Tanpa Obat?

    Dokter biasanya akan menyarankanmu untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak, seperti goreng-gorengan, daging berlemak, dan perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur mayur dan buah-buahan. Serta rutin lakukan olahraga setiap hari.

    Tapi mayoritas orang walau sudah mengikuti saran dokter masih tetap saja tidak bisa menormalkan kadar kolesterolnya. Malahan dari tahun ke tahun, dosis obatnya bukannya menurun, tapi meningkat. Mengapa bisa terjadi demikian?

    Apa ada yang salah dengan saran dokter tadi? Jika tidak, mengapa masih saja sulit menurunkan kolesterol? Jika iya, masa sih dokter bisa salah memberi saran? Mayoritas dokter pasti akan memberi saran seperti itu.

    Jika kamu telah mengikuti seluruh saran dokter tadi, sudah mengurangi makanan berlemak, bahkan cenderung menghilangkannya, sudah rutin berolahraga, tapi masih tetap saja kadar kolesterolmu tinggi, mungkin memang saran dokter tadi salah. Bukan karena dokternya salah, tapi karena memang dokternya diajarkan yang seperti itu pada waktu ia kuliah. Jadi dokter tidaklah salah, justru dia salah bila memberimu saran yang tidak sesuai seperti yang dia pelajari dulu.

    Maka kini sudah saatnya bagimu untuk melakukan yang 100% kebalikannya. Inilah cara paling ampuh untuk menurunkan kadar kolesterol jahat serta menaikkan kadar kolesterol baik. Dan kamu akan membuat doktermu itu terheran-heran akan hasil ajaibnya kelak.

    Satu-satunya cara menurunkan kadar kolesterol jahat adalah dengan menghilangkan seluruh makanan yang mengandung karbohidrat sama sekali dari makananmu setiap harinya.

    Dan satu-satunya cara meningkatkan kadar kolesterol baikmu adalah dengan mengonsumsi lemak dan daging hewani, termasuk telur yang selama ini ditakuti oleh penderita kolesterol tinggi.

    Yang paling utama adalah menghapus secara total asupan karbohidrat, dan menggantinya dengan lemak sebagai sumber energi barumu.

    Lemak hewani, berbeda dari lemak nabati, sangatlah baik bagi kesehatan jantung manusia. Lemak hewani akan meningkatkan kadar HDL yang berfungsi untuk melindungi jantung, dan kadar LDL tipe A, yang juga memiliki fungsi perlindungan pada jantung dan pembuluh darah manusia.

    Sedangkan karbohidrat, yang akan diubah menjadi gula melalui enzim amilase pada air liur kita dan pankreas, akan meningkatkan kadar LDL tipe B, yang akan mengendap dan membentuk timbunan plak pada pembuluh darah manusia. LDL tipe B ini yang sebenarnya pantas disebut sebagai kolesterol jahat.

    Sebagai tambahan informasi, LDL tipe A bersifat ringan, mudah mengalir dalam aliran darah, serta berukuran besar sehingga tidak dapat mengendap di sela-sela dinding pembuluh darah.

    Sedangkan LDL tipe B bersifat sebaliknya. Ia lebih padat, lebih berat, dan memiliki ukuran partikel yang sangat kecil, sehingga dipadukan dengan beratnya bisa dengan mudahnya menyelip di sela-sela dinding pembuluh darah, dan menjadi timbunan plak, yang kelak akan menyumbat aliran darah kita.

    Jadi, apabila saya sebut kolesterol jahat, bukan LDL yang saya maksud. Melainkan hanya LDL tipe B saja. Karena LDL tipe A tidaklah jahat, ia justru bersifat memberi perlindungan pada jantung dari serangan penyakit jantung.

    Jadi LDL tipe A bisa disebut sebagai kolesterol yang baik, bersamaan dengan HDL-2 yang juga memberi perlindungan yang serupa.

    Kesalah pahaman inilah yang sedang terjadi pada dirimu saat ini. Coba sekarang bayangkan saran dari dokter tadi. Perbanyak makan sayur, dan buah, juga makanan berkarbohidrat, serta hindari makanan berlemak.

    Tentu saja bila kamu mengikuti saran seperti itu, maka LDL tipe B kamu akan meningkat, serta LDL tipe A justru menurun. Sampai kapan pun juga, kadar kolesterolmu tidak akan pernah bisa normal kan?

    Sekedar info lagi, obat penurun kolesterol tidak dapat menurunkan LDL tipe B. Bila setelah kamu mengonsumsi obat kolesterol lalu kadar LDL kamu turun, maka kemungkinan besar yang turun adalah LDL tipe A, yang bersifat baik itu, bukan LDL tipe B yang merusak jantungmu.

    Jadi, sekarang sudah jelas bahwa saran dokter seperti tadi hanya akan membuatmu semakin tergantung pada obat kolesterol saja, bukannya mengobati secara total akar permasalahannya. Akar permasalahan yang utama itu adalah konsumsi karbohidrat, bukan lemak.

    Kesimpulan

    Kesalahan pengidentifikasian akar masalah membuat semua solusi yang dilakukan jadi tidak optimal, kalau tidak dibilang percuma atau sia-sia belaka.

    Seharusnya yang dihindari itu adalah karbohidrat, dan yang dikonsumsi adalah lemak. Maka kadar kolesterol kamu pasti normal.

    Setelah kamu sekarang mengetahui ilmu pengetahuan yang baru ini, cobalah praktekkan 3 bulan dulu. Lalu lakukan tes darah untuk mengecek kadar kolesterolmu. Niscaya kamu baru akan memahami dan mempercayai yang saya tuliskan di artikel ini.

    Bersamaan dengan normalnya kadar kolesterolmu, kamu juga akan melihat normalnya tekanan darahmu, gula darahmu, kadar asam urat, dan juga menurunnya trigliserida.

    Semua dicapai tanpa konsumsi satu butir obat sama sekali.

    Saya sudah membuktikannya. Saatnya bagi kamu, Buktikan sendiri!

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar