Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Cara Mengobati Diabetes

    /
    /
    /
    11 Views

    Cara Mengobati Diabetes

    cara mengobati diabetes
    Sedang Mengukur Gula Darah

    Banyak yang meng-klaim cara mengobati diabetes miliknya masing-masing adalah cara yang terbaik. Tapi hampir semua dokter berpendapat bahwa diabetes melitus tidak bisa diobati. Jadi, yang mana yang benar? Bisakah penyakit gula darah tinggi diobati? Ataukah sekali kamu divonis diabetes melitus, maka seumur hidup kamu wajib minum obat penurun gula darah atau bahkan sampai harus suntik insulin?

    Yuk mari kita kupas semua fakta tentang diabetes dan cara mengobatinya, jika memang benar ada cara tersebut.

    Pengertian Diabetes Melitus

    Untuk membahas tentang cara mengobati diabetes melitus, tentu kita harus paham terlebih dulu apa sih yang dimaksud diabetes melitus itu?

    Seseorang dinyatakan menderita diabetes melitus jika hasil pengukuran gula darah puasanya melebihi angka 120 mg/dL. Jika berada di antara 100 – 120 mg/dL, maka ia baru dinyatakan masuk kategori pre-diabetes saja, belum diabetes melitus.

    Gula darah puasa diukur 8 – 10 jam setelah makanan terakhir masuk ke badan kamu. Jadi biasanya gula darah puasa diambil untuk diukur pada jam 6 – 7 pagi, setelah tidur malam yang panjang, untuk memastikan badan memiliki cukup waktu untuk mengolah semua makanan yang masuk pada waktu makan malam.

    Seseorang dinyatakan sehat, atau TIDAK menderita diabetes melitus, jika hasil pengukuran gula darah puasanya di bawah angka 100 mg/dL.

    Sebenarnya pengukuran gula darah puasa ini tidak 100% tepat untuk memvonis seseorang menderita diabetes melitus atau tidak, tapi setidaknya ini merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk mendeteksinya.

    Cara yang jauh lebih akurat adalah pengukuran HBa1c, di mana untuk dinyatakan bebas dari diabetes, HBa1c kamu harus di bawah angka 5. Jika HBa1c kamu di atas 6,5 maka kamu sudah tergolong diabetes melitus. Dan kamu tidak perlu melakukan puasa 10 jam terlebih dahulu jika melakukan pengukuran HBa1c ini. Tapi metode ini memerlukan biaya yang lebih mahal.

    Angka pada HBa1c menunjukkan kadar sel darah merah yang terindikasi sudah dicemari oleh lengketnya gula dalam darah selama kurang lebih 3 bulan. Jadi itulah sebabnya mengapa HBa1c lebih akurat dalam menunjukkan seseorang menderita diabetes atau tidak. Karena kamu bisa saja memanipulasi angka gula darah puasa, dengan melakukan puasa yang sangat panjang sebelum melakukan pengukuran gula darah. Tapi kamu tidak bisa menipu pengukuran HBa1c kamu, karena membutuhkan waktu 3 bulan bagi sel darah merah untuk mati dan digantikan sel darah merah baru yang belum dicemari gula darah.

    Sekali sel darah merah sudah dilengketi oleh gula darah, maka seumur hidupnya ia tidak akan bisa melepaskan diri lagi dari gula itu. Dan usia rata-rata sel darah merah manusia itu berkisar antara 8 sampai 12 minggu, atau 2 – 3 bulan.

    Apa Penyebab Diabetes Melitus?

    Sudah jelas sekali apa penyebabnya, yaitu terlalu tingginya kadar gula dalam darah. Atau terlalu banyaknya gula yang masuk ke badan si penderita, melalui makanan yang ia makan setiap harinya, seumur hidupnya.

    Tapi, banyak orang yang berkilah bahwa ia tidak makan gula, atau sudah banyak mengurangi gula setiap harinya.

    Di poin ini, ia lupa atau tidak tahu, bahwa semua jenis karbohidrat yang masuk ke badan manusia akan segera diubah menjadi gula oleh enzim amilase pada air liur manusia dan yang dihasilkan oleh pankreas.

    Jadi, walau kamu tidak mengonsumsi gula sama sekali, tapi masih makan makanan yang mengandung karbohidrat, maka sudah pasti kamu masih terancam untuk menderita diabetes melitus.

    Jadi jangan heran apabila penderita diabetes melitus yang sudah tidak konsumsi gula sama sekali, tapi masih konsumsi makanan ber-karbohidrat, maka ia masih terus harus minum obat penurun gula darah, atau suntik insulin setelah makan.

    Tanpa adanya kesadaran diri akan fakta ini, maka ia tidak akan bisa melepaskan diri dari diabetes melitus.

    Maka setelah kita mempelajari pengertian dan penyebab diabetes melitus, inilah…

    Cara Mengobati Diabetes Melitus Yang Paling Ampuh

    Maka, cara untuk mengobati diabetes melitus adalah dengan menghindari semua makanan yang mengandung karbohidrat.

    Saya ulangi sekali lagi. Cara mengobati penyakit gula darah tinggi adalah dengan cara menghindari sama sekali semua jenis makanan yang memiliki karbohidrat di dalamnya, walau hanya sedikit saja.

    Tanpa adanya asupan karbohidrat, badan manusia akan memiliki waktu dan kesempatan yang cukup untuk mulai membersihkan diri dari kelebihan gula darahnya. Juga untuk menyembuhkan semua peradangan atau inflamasi hasil dari oksidasi akibat banyaknya gula yang telah terlalu lama beredar dalam tubuh kita.

    Sebagai informasi tambahan, semua makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan sudah barang tentu mengandung karbohidrat. Mengapa?

    Karena tumbuhan memilih untuk menyimpan cadangan energinya dalam bentuk karbohidrat. Sedangkan hewan lebih memilih lemak sebagai sarana penyimpanan cadangan energinya, sama seperti manusia.

    Maka yang bisa dan wajib dimakan oleh penderita diabetes melitus adalah 100% makanan hewani saja, tanpa adanya kehadiran tumbuh-tumbuhan dalam bentuk apa pun.

    Saya ulangi lagi, dalam bentuk apa pun juga. Karena di jaman modern ini, tumbuhan bisa hadir dalam bentuk yang sudah 100% tak mirip dengan bentuk aslinya. Contohnya kue, roti, mi, bihun, dan sebagainya.

    Bagaimana dengan sayur dan buah?

    Karena sayur dan buah juga asalnya dari tumbuh-tumbuhan, maka sayur dan buah juga dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus, jika ia memang ingin dinyatakan sembuh dari penyakit yang mengganggunya seumur hidup itu. Jika ia ingin, tentu saja. Dan saya juga tidak ingin memaksa siapa saja untuk menghindari tumbuh-tumbuhan.

    Seluruh kandungan vitamin dan mineral yang terdapat pada sayur dan buah bisa kita dapatkan dari daging dan hati hewan, bahkan dalam jumlah yang jauh lebih besar dalam porsi dan berat yang sama jika dibandingkan dengan sayur atau buah apa pun juga.

    Jadi gampangnya, dengan 100 gram hati sapi saja, katakanlah, seluruh nutrisinya baru bisa ditandingi oleh sayur dan buah berkilo-kilogram banyaknya. Dan dalam banyak variasi sayur dan buah, tidak bisa hanya 1 jenis sayur saja, atau 1 jenis buah saja. Itu pun berarti kamu juga akan memasukkan karbohidrat yang ada di dalam sayur dan buahnya.

    Dan ingat, gula yang terkandung di dalam buah itu digolongkan sebagai fruktosa, dan tubuh kita tidak bisa memakai fruktosa itu sebagai bahan bakar. Malah fruktosa ini akan membebani kerja hati kita, sehingga apabila dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan NAFLD, atau Non Alcoholic Fatty Liver Disease. Alias perlemakan hati yang bukan disebabkan oleh alkohol.

    Fatty Liver dalam jangka panjang akan menjadi Sirosis, atau kanker hati. Dan sekali hati sudah mengeras menjadi kanker, maka kamu tidak akan bisa disembuhkan lagi.

    Maka hati-hatilah dengan porsi buah yang kamu konsumsi setiap harinya, karena fruktosa dirancang oleh tumbuhan agar tidak memicu rasa kenyang, sehingga manusia sanggup memakan buah sampai berkilo-kilogram banyaknya, setiap hari.

    Energi yang biasa kita dapatkan dari karbohidrat bisa digantikan dengan energi yang berasal dari lemak hewan, karena fungsi karbohidrat itu hanya sebagai sumber energi saja. Tidak ada fungsi tambahan lainnya bagi metabolisme tubuh manusia. Sedangkan lemak memiliki fungsi tambahan penting lainnya.

    Plus potensi energi yang terkandung di dalam lemak juga 2 kali lipat lebih banyak dari potensi energi yang terkandung di dalam karbohidrat. Jadi kamu juga tidak akan merasa lemas karena menghindari karbohidrat.

    Kesimpulan dari Cara Mengobati Diabetes Melitus

    Unsur karbohidrat tidaklah esensial, atau penting, dalam kehidupan manusia. Artinya manusia sanggup hidup tanpa karbohidrat. Malahan konsumsi karbohidrat itulah yang sesungguhnya mengakibatkan manusia bisa sampai terjangkit diabetes melitus, alias penyakit gula darah tinggi.

    Dengan kamu menghentikan segala asupan karbohidrat, itu artinya kamu juga sudah menghentikan masuknya penyebab penyakit diabetes melitus ini, yang konon katanya tidak bisa disembuhkan dan harus suntik insulin seumur hidup.

    Tanpa adanya kehadiran karbohidrat, maka pilihan makanan penderita diabetes haruslah 100% makanan hewani saja, alias daging, jeroan, dan telur. Bisa daging hewan darat, bisa daging hewan air. Pilihlah yang kamu suka.

    Konsistenlah menjalankan cara mengobati diabetes ala AloSehat.com ini, maka niscaya 3 – 4 bulan lagi hasil pengukuran HBa1c kamu akan sudah berada di bawah angka 5,5. Lakukan sampai 1 tahun, maka sudah pasti HBa1c kamu di bawah angka 5.

    Pahami Gejala Diabetes Melitus sebelum terlambat.

     

    Selamat menjalankan cara mengobati diabetes yang paling alami dan aman ini!

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar