Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :
Alo Sehat

Hidup Sehat Bebas Obat Selamanya!

    Asam Lambung

    /
    /
    /
    70 Views

    Asam Lambung

    asam lambung
    Seorang Wanita Mengalami Penyakit Asam Lambung

     

    Ratusan ribu orang mengalami masalah asam lambung sepanjang hidupnya. Sebenarnya penyakit asam lambung ini penyakit apa sih?

    Penyakit asam lambung, atau dikenal dengan istilah medis GERD, singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease, adalah suatu gejala naiknya asam lambung ke kerongkongan, sehingga mengiritasi dinding kerongkongan.

    Akibatnya timbul sensasi seperti terbakar di bagian dada, biasa disebut dengan heartburn. Itu hanya salah satu dari beberapa gejala penyakit GERD ini. Gejala-gejala lainnya adalah sebagai berikut:

    Gejala Asam Lambung

    Akibat asam lambung naik menembus batas antara lambung dan kerongkongan, asam tersebut akan melukai dinding kerongkongan kita. Bila kamu mengalami gejala-gejala seperti ini:

    • Sakit di tenggorokan
    • Mulut rasanya asam sekali
    • Makanan yang baru saja kamu makan seperti naik kembali
    • Kembung di perut
    • Mual
    • Bisa sampai muntah-muntah
    • Dada terasa sakit sekali

    Maka kemungkinan besar kamu terkena penyakit asam lambung.

    Tapi, tahukah kamu, apa sih sebenarnya penyebab mengapa asam lambung ini bisa sampai naik ke kerongkongan?

    Penyebab Penyakit Asam Lambung

    Sesungguhnya, lambung manusia itu diciptakan untuk mencerna daging dan lemak, sebenarnya protein dan lemak, tapi dalam rupa daging.

    Asam yang dihasilkan lambung memiliki pH 1-3, ini sangat asam sehingga daging sekeras dan sealot apa pun pasti akan langsung cair begitu terkena asam ini. Asamnya melebihi air keras yang biasa digunakan untuk mencuci emas lho.

    Setelah dagingnya mencair, maka enzim-enzim akan dikelarkan oleh lambung untuk memproses protein (pepsin, tripsin) dan lemak (lipase).

    Sementara jika kita mengonsumsi karbohidrat, apa yang terjadi sebenarnya? Karbohidrat TIDAK diproses di lambung. Karbohidrat harus diproses dengan enzim amilase, yang terdapat pada air liur dan pankreas.

    Jadi karbohidrat akan segera diteruskan turun dari lambung. Pylorus sebagai katup antara lambung dan usus dipaksa untuk segera membuka, padahal daging masih diproses di lambung.

    Jadi apabila kita hanya makan karbohidrat saja, akan terasa cepat sekali laparnya. 3 jam saja sudah terasa lapar. Karena karbohidrat cepat-cepat didorong turun ke usus untuk diproses bakteri dan enzim amilase di sana.

    Lambung pun kosong, akibatnya kita langsung merasa lapar lagi.

    Baiknya saya jelaskan proses pencernaan makanan di lambung lebih lengkap dan detil lagi.

    Jadi, semua jenis makanan yang masuk ke lambung akan dicerna dengan asam lambung menjadi cair yang disebut dengan nama chyme.

    Tingkat keasaman atau pH chyme inilah yang menjadi sinyal bagi otot katup antara lambung dan usus yang diberi nama Pyloric Sphincter. pH chyme juga memicu pankreas untuk memproduksi cairan basa yang disebut dengan nama sodium bicarbonate, untuk menetralisit keasaman chyme itu.

    JIKA kita hanya mengonsumsi lemak dan protein saja (daging), maka semuanya sudah pas. Pyloric sphincter akan terbuka tepat pada saat chyme sudah halus dan memiliki pH yang cocok.

    TAPI jika kita mengonsumsi karbohidrat, seperti gula, nasi, sayur dan buah, yang memiliki pH basa, alias di atas 7, maka pH chyme akan jadi berkurang. Dan jangan juga dilupakan bahwa pyloric juga terpaksa terbuka lebih cepat karena karbohidrat tidak bisa dicerna di lambung.

    Karena pH chyme tidak cukup asam, pankreas jadi tidak mendapat sinyal untuk segera mengeluarkan cairan basa sodium bicarbonate untuk menetralisirnya.

    Akibatnya? Dinding usus 12 jari dan usus halus jadi terkena cairan chyme yang asam, walau kurang asam tapi masih terlalu asam bagi usus kita. Teriritasi bertahun-tahun, tentu membuat dinding usus akan terluka.

    Jangan lupa juga bahwa serat tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan manusia. Serat itu sifatnya keras, sehingga semakin melukai dinding usus kita.

    Serat yang berasal dari sayur itu malah memberikan lingkungan yang cocok bagi beberapa jenis bakteri untuk dapat hidup dengan nyaman. Semakin banyak serat, semakin banyak lingkungan yang cocok bagi bakteri itu untuk hidup, dan semakin banyak bakterinya.

    Nah, hasil dari fermentasi karbohidrat (dan juga serat) di usus oleh bakteri akan menghasilkan gas. Gas inilah yang akan mendorong asam lambung ke atas, melewat pyloric, masuk lambung, dan akhirnya mendorong asam lambung melewati katup antara lambung dan kerongkongan.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut, silakan baca hasil penelitian ilmiah ini:

    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/775971

    Jadilah penyakit asam lambung alias penyakit GERD.

    Apakah Penyakit GERD Bisa Disembuhkan?

    Ini pertanyaan bagus! Mayoritas website dan dokter akan mengatakan bahwa penyakit GERD tidak tersembuhkan. Yang harus kamu lakukan hanyalah menjaga makanan saja.

    Dokter pun akan meresepkan beberapa jenis obat, tapi hanya bisa berfungsi untuk menekan produksi asam lambung itu sendiri, tanpa ada efek menyembuhkan.

    Padahal seperti yang kita tahu bersama, jika asam lambung berkurang, maka proses pencernaan makanan di lambung tentu akan terganggu. Bagaimana bisa mencairkan makanan bila asam lambung yang sudah diproduksi dengan pas malah dikurangi lagi produksinya?

    Tapi tidak menyembuhkan, hanya berusaha mengurangi efek negatifnya saja.

    Saya tegaskan di artikel ini bahwa penyakit GERD bisa disembuhkan. Karena sudah banyak sekali orang yang terbebas 100% dari sakit asam lambung yang sangat mengganggu ini.

    Hal ini akan memicu pertanyaan lanjutan, yakni:

    Bagaimana Cara Mengobati Asam Lambung?

    Satu-satunya cara untuk menyembuhkan penyakit asam lambung (GERD) adalah dengan menghentikan asupan serat secara total.

    Hanya dengan cara tersebut kita akan menghilangkan lingkungan yang tepat bagi bakteri tersebut untuk hidup. Lama kelamaan bakteri yang menghasilkan gas tersebut akan mati.

    Tapi menghentikan asupan serat dan masih mengonsumsi karbohidrat seperti nasi sangatlah berbahaya bagi kesehatan kita. Karena gulanya akan langsung diserap dan masuk ke dalam darah tanpa ada lagi serat yang mengikat sebagian gula.

    Oleh karena itu, saya sangat menganjurkan diet sehat dan alami ini.

    Selain membunuh bakteri-bakteri penyebab gas yang mendorong asam lambung naik, cara diet alami ini juga ikut memperbaiki dinding kerongkongan, dinding usus, dan mengeluarkan lemak yang tertimbun di pembuluh darah dan organ-organ dalam tubuh kita.

    Konsistenlah mempraktekkan apa yang tertulis di artikel itu selama setidaknya 6 bulan, niscaya kamu akan terbebas dari penderitaan akibat asam lambung atau GERD selamanya, tanpa obat apa pun juga.

    Hasil dari diet ini akan terasa dalam 7 hari pertama, dan pembersihan sistem pencernaan secara total akan tercapai di dalam 6 bulan sampai 1 tahun, tergantung separah apa kondisi sistem pencernaanmu.

    Marilah mulai sekarang kita semua hidup sehat tanpa obat, tanpa suplemen!

    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
    • Linkedin
    • Pinterest

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    This div height required for enabling the sticky sidebar